Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
Beberapa titik rumah dan barang milik warga di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, yang terbakar secara misterius, Kamis (28/5/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Tim peneliti UGM menyelidiki penyebab kebakaran misterius pada barang milik warga di Seyegan, Sleman yang terjadi baru-baru ini.
  • Akumulasi gas metana dari bawah permukaan tanah pada material berpori diduga kuat menjadi pemicu munculnya api secara tiba-tiba.
  • Peneliti merekomendasikan perbaikan sirkulasi udara serta akan melakukan uji sampel air dan pengukuran gas lanjutan pekan depan.

Suara.com - Tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) menguak misteri terbakarnya sejumlah barang lain di rumah warga Seyegan, Sleman secara tiba-tiba.

Peristiwa itu diduga berkaitan dengan akumulasi gas metana pada material berpori.

Dosen Departemen Teknik Geologi UGM, Sarju Winardi, mengatakan bukti paling kuat yang ditemukan sejauh ini mengarah pada keberadaan gas metana di titik-titik kemunculan api.

Berdasarkan pengukuran yang sebelumnya dilakukan pihak kepolisian, kadar gas metana diketahui meningkat di lokasi yang mengalami kebakaran.

"Dari alat ukur kepolisian itu ternyata di tempat keluarnya api itu memang gas metananya naik," kata Sarju kepada awak media, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Sarju, gas metana yang keluar dari bawah permukaan tanah tidak selalu langsung terbakar.

Dalam kondisi tertentu, gas tersebut dapat terlebih dahulu terakumulasi pada material yang memiliki banyak pori, seperti pakaian, sofa, tikar, maupun benda berbahan kain lainnya.

"Yang punya pori. Benda-benda yang punya pori seperti pakaian, sofa, itu dia akan menyimpan ya, si gas itu di situ," ujarnya.

Sarju menjelaskan gas metana diduga keluar melalui celah-celah lantai, tanah, saluran air, maupun titik lain yang terhubung dengan sumber gas di bawah permukaan.

baca juga

Setelah itu, gas dapat menempel dan terkumpul pada material tertentu hingga mencapai kadar yang cukup tinggi.

Bekas beberapa titik rumah dan barang milik warga di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, yang terbakar secara misterius, Kamis (28/5/2026). (Suara.com/Hiskia)
Bekas beberapa titik rumah dan barang milik warga di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, yang terbakar secara misterius, Kamis (28/5/2026). (Suara.com/Hiskia)

"Ya mungkin perantara air atau dia keluar lewat lantai ya yang bocor ya, dia keluar kemudian terakumulasi ya di material-material tadi," ucapnya.

Ketika konsentrasi gas telah mencukupi dan bercampur dengan oksigen di udara, potensi terjadinya pembakaran menjadi lebih besar. Api dapat menyala meski tidak ada pemantik lain di sekitarnya.

Kondisi itu yang diduga menjadi salah satu penjelasan mengapa sejumlah barang di dalam rumah dapat terbakar tanpa pola yang mudah dipahami masyarakat awam.

"Nanti kalau jumlahnya cukup banyak, kena oksigen nyala dia. Gas metana itu sebenarnya seperti kalau kita punya kompor LPG di rumah, cuma dia lebih low release, kalorinya rendah," ujarnya.

Untuk memastikan dugaan tersebut, tim UGM berencana melakukan pengukuran ulang kandungan gas metana di lokasi kejadian pada pekan depan. Selain itu, sampel air akan diuji karena sejumlah titik kemunculan api sebelumnya berada di sekitar jalur pipa air dan sumur.

"Nanti mungkin pekan depan kami akan membawa alat untuk mengukur kandungan gas yang ada di tempat ini dan juga sampel air," tandasnya.

Sembari menunggu hasil penelitian lanjutan, tim UGM merekomendasikan agar sirkulasi udara di dalam rumah diperbaiki. Penggunaan kipas angin maupun blower dinilai penting untuk mengurangi kemungkinan gas metana terkumpul pada satu titik dan menempel pada barang-barang di dalam rumah.

"Kami minta juga dipasang kipas angin atau blower sehingga sirkulasi udara lebih bagus," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Diduga Berasal dari Ruang Radiologi

Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Diduga Berasal dari Ruang Radiologi

Video | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:00 WIB

Api Misterius di Sleman Masih Muncul, Pemilik Rumah Ngaku Sudah Sempat Didatangi Dukun

Api Misterius di Sleman Masih Muncul, Pemilik Rumah Ngaku Sudah Sempat Didatangi Dukun

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:09 WIB

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:33 WIB

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:52 WIB

Terkini

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04 WIB

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:59 WIB

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias

Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:52 WIB

Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas

Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Tips Memilih Parfum untuk Musim Hujan: Ini Jenis Aroma yang Cocok dan Tahan Lama

Tips Memilih Parfum untuk Musim Hujan: Ini Jenis Aroma yang Cocok dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:50 WIB

AGRA Kecam Barikade Berlapis Aparat saat Demo, Tuding Prabowo-Gibran Abaikan Rakyat

AGRA Kecam Barikade Berlapis Aparat saat Demo, Tuding Prabowo-Gibran Abaikan Rakyat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:43 WIB

4 Zodiak Bakal Dihujani Keberuntungan dan Kelimpahan di Bulan November 2026

4 Zodiak Bakal Dihujani Keberuntungan dan Kelimpahan di Bulan November 2026

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU

Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36 WIB

×