Suara Denpasar - Tenaga Ahli Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mendapat dukungan untuk merebut kursi Badung satu 2024.
Dia adalah, I Made Sutama -- mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pesedahan Agung, Pemerintah Kabupaten Badung.
Pekaseh Klian Subak se Kecamatan Mengwi memberikan dukungan agar Made Sutama maju merebut kursi Bupati Badung untuk melanjutkan program Bupati Giri Prasta.
Dukungan itu diberikan saat sejumlah pekaseh yang tergabung dalam Majelis Alit Subak Kecamatan Mengwi, Kelian Subak Abian Se Kecamatan Mengwi melakukan kegiatan temu kangen dengan Made Sutama di Subak Mungkagan Sembung Mengwi belum lama ini.
Ketua Parum Sedahan Yeh Sungi, I Ketut Matrayasa mengatakan dukungan untuk Made Sutama karena dinilai memiliki komitmen terhadap petani.
“Komitemen tersebut adalah mendukung program para petani di Badung agar sejahtera dan pekaseh berharap Made Sutama bisa maju menjadi Badung satu,”ujarnya.
Hal Senada juga disampaikan Ketua Majelis Alit Subak Mengwi, Ketut Jiwa. Dikatakan, Made Sutama saat menjabat sebagai kepala Bapenda dan Sedahan Agung telah memberikan support bagi para petani.
“Untuk itu kami berharap Bapak Made Sutama bisa maju dalam Pilkada Badung dalam pencalonan ke Badung 1 atau sebagai Calon Bupati Badung,”ujarnya.
“Kami tetap komitmen pada paruman yang telah kita sepakati bersama pada tanggal 21 Maret 2021 lalu itu," teganya lagi.
Sementara itu, Made Sutama secara terpisah menyampaikan terimakasih kepada para pekaseh atas dukungan yang diberikan.
Dikatakan komitmen dirinya adalah memperjuangkan petani telah dilakukan selama menjabat, termasuk menjabarkan komitmen Bupati Giri Prasta.
“Bukan saja dari saya sendiri, tapi hal ini merupakan komitmen Bupati Badung, banyak Nyoman Giri Prasta yang konsisten dalam memperjuangkan petani di Kabupaten Badung,”ujarnya.
Terkait dukungan maju sebagai Bupati Badung. Sutama menyebut itu adalah hak setiap orang termasuk para Pekaseh.
“Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih dan memohon maaf jika ada kesalahan selama saya menjabat dulu sebagai kepala Bapenda dan Pasedahan Agung di Kabupaten Badung.”
“Tapi saya tetap memiliki komitmen menyama braya kepada para pekaseh di Badung, meski tidak lagi menjabat sebagai kepala Badan. apa yang diharapkan oleh pekaseh kepada saya mudah mudahan bisa saya jalankan,” ujarnya. (*)