Suara Denpasar – Musim BRI Liga 1 2022/2023 telah berakhir. Persija menduduki puncak kedua klasemen di bawah PSM Makassar dan juga merupakan moment pertama Thomas Doll pada musim ini.
Meski tidak berhasil membawa Persija Jakarta menjadi sang juara yang mana terpaut 9 poin dari PSM, sebuah keberhasilan dan kebanggaan tersendiri bagi Thomas Doll yang telah berhasil membawa Persija ke arah perubahan yang lebih besar.
Seperti yang dilansir dari Official Website Persija, Rabu (26/4/2023), salah satu indikator yang mendukung keberhasilan Thomas Doll melatih Persija adalah peningkatan performa yang mana sebelum pada Liga 1 2021/2022 berada pada peringkat ke-8, sedangkan di era Thomas Doll ini, Persija berhasil mencapai puncak ke-2 klasemen di BRI Liga 1 2022/2023.
“Persija merupakan klub yang besar dan fantastis. Persija mempunyai suporter yang hebat yang terus mendukung kami sejak awal hingga akhir. Mereka selalu ada dalam pandangan kami di dalam lapangan maupun di luar lapangan,” Ujar pelatih asal Jerman tersebut yang dikutip Suara Denpasar, Jumat (28/4/2023).
Bahkan disebutkan posisi 2 besar klasemen yang dicapai oleh Thomas Doll bersama Persija di tahun ini merupakan capaian yang luar biasa karena melampaui target yang hanya diperkirakan masuk di posisi 5 besar saja.
Musim depan akan meningkatkatkan target menjadi sang juara, seperti yang dikutip dari laman instagram @gozipbola pada postingannya, Rabu (27/4/2023), "Musim ini kami berada di posisi kedua dan kami membutuhkan target untuk musim berikutnya, yaitu kami akan berjuang untuk meraih gelar Liga 1." Tulis akun @gozipbola dikutip dari pernyataan Thomas Doll.
Dari hasil akhir musim ini Thomas Doll mendapatkan banyak pelajaran katanya, “Saya pun belajar banyak dari para pemain, yaitu arti dari sebuah pengembangan diri. Saya melihat setiap mereka datang untuk latihan dengan motivasi tinggi dan perubahan besar mental mereka.(RIZAL/*)