Suara Denpasar – Tersisa waktu dua hari jelang laga kedua SEA Games, setelah mengalahkan Filipina di laga sebelumnya, Indonesia akan bertanding melawan Myanmar pada, Kamis (4/5/2023).
Latihan pun tetap dilakoni oleh tim asuhan Indra Sjafri ini. Seperti yang terpantau melalui laman instagramnya @pssi, tampak timnas U-22 sedang menggelar latihan bersama dan juga tetap dalam arahan sang pelatih, Indra Sjafri.
“Push the limit!” Tulis akun @pssi seperti yang dikutip Suara Denpasar, Selasa (2/5/2023).
Terlihat juga sang mantan pemain timnas senior sekaligus bagian dari tim offisial berkepala plontos ikut dalam sesi latihan tersebut, Kurniawan Dwi Yulianto.
Untuk menghadapi Myanmar, timnas U-22 Indonesia tengah mempersiap diri. Salah satunya dengan mengevaluasi bentuk permainan melawan Filipina sebelumnya, yang dianggap masih bisa lebih baik lagi.
Mengutip dari laman bolatimes.com, berikut ini beberapa hal yang perlu diperbaiki oleh timnas U-22 Indonesia kala melawan timnas Myanmar pada laga kedua nanti
1. Peningkatan serangan secara efektif
Tercatat bahwa timnas Indonesia U-22, secara statistik penguasaan bola sebesar 65% dibandingkan timnas Filipina. Namun, beberapa serangan yang diarahkan kepada timnas Filipina masih dianggap belum efektif karena banyak yang kurang tepat sasaran.
2. Serangan sektor sayap
Baca Juga: Indra Sjafri Jawab Soal Pelatih Asing Persempit Lapangan Pekerjaan: Ada Puluhan Ribu SSB
Permainan tepi lapangan yang juga masih dirasa kurang maksimal, di mana ada 15 kali umpan silang yang dilakukan, hanya 4 yang berhasil.
Diharapkan bagi winger dan full-back agar lebih tampil agresif untuk membangun serangan di sektor sayap.
3. Perlu peningkatan konsentrasi
Konsentrasi tetap menjadi faktor utama bagi tim mana pun termasuk Timnas Indonesia U-22 saat melawan Myanmar. Pasalnya, kesalahan kecil bisa dimanfaatkan oleh pihak lawan jika tidak memiliki konsentrasi yang baik. (*/Ana AP)