Berkat anjuran gurunya, Simon Rodriguez, dia bertekad pulang ke Amerika Latin untuk mengusir penjajah Spanyol.
Dia kembali ke Venezuela. Dalam waktu bersamaan, Spanyol terdesak karena ditaklukkan Napoleon dari Prancis. Hal itu dimanfaatan pejuan kemerdekaan Venezuela.
Terbentuk pemerntah junta militer. Simon Bolivar menjadi salah satu utusan untuk melobi Inggris.
Dalam perjalanannya, Simon Bolivar menyadari kelemahan pemerintahan junta. Dia menginginkan merdeka 100 persen dari Spanyol dan bentuk negara adalah republik.
Mengajak kawannya, Francisco de Miranda yang merupakan jenderal legendaris yang pernah bertempur dengan Napoleon dan George Washington, dia berhasil memerdekakan Venezuela sebagai negara republik.
Republik itu menghadapi perang melawan tentara Spanyol dan kaum bangsawan Venezuela pendukung Raja Spanyol. Gempa bumi meluluhlantakan republik baru ini. Dia kabur ke Cartagena, New Granada.
Dari Cartagena dia menyiapkan pasukan. Kemudian memulai peperangan dengan Spanyol, untuk pembebasan Venezuela.
![Hugo Chavez bdan potret Simon Bolivar [BBC]](https://media.suara.com/suara-partners/denpasar/thumbs/1200x675/2023/05/15/1-simon-bolivar-dan-hugo-chavez.jpg)
Dijuluki El Libertador
Setelah memenangkan pertempuran di sejumlah kota, akhirnya pasukan Bolivar berhasil masuk Caracas pada 1813, dan mendapat julukan El Libertador atau sang pembebas.
Dia membentuk republik kedua. Berbeda dari republik pertama yang federalis. Republik kedua adalah sentralistik dan terkomando. Tapi, perang tak kunjung usai. Pasukan Spanyol dan pendukungnya kembali mengalahkannya pada 1814.
Dia kembali menyingkir. Ke Jamaika, kemudian Haiti, hingga pada 1816 dia kembali berlayar ke Venezuela melanjutkan perang pembebasan.
Bebaskan Budak dan Bagikan Tanah
Yang menarik, agar dapat dukungan rakyat, dia membeaskan Budak, membagikan tanah yang disita dari penguasa Spanyol dan pendukungnya kepada petani miskin. Dia menyerukan persatuan bangsa Venezuela tanpa memandang ras dan kelas.
Strateginya berhasil. Dia memenangkan sejumlah pertempuran di kota-kota yang dilewati dari Kolombia pada 1819.
Bebaskan Lima Negara dari Spanyol