Suara Denpasar - Nama Alfadhila Ramadhan masuk dalam 21 atlet bela diri Indonesia yang menekui kun bokator, seni bela diri Kamboja, untuk SEA Games 2023.
Lalu pada Kamis (4/5/2023), Alfadhila Ramadhan, berhasil menjadi penyumbang medali pertama untuk Indonesia. Dirinya meraih perak pada nomor bokator spirit form perseorangan putra.
Melansir dari ANTARA, aslinya Alfadhila Ramadhan adalah seorang atlet pencak silat. Dirinya menekuni kun bokator selama beberapa bulan khusus untuk persiapan SEA Games 2023 di Kamboja.
"Saya masuk mess (pemusatan latihan nasional) pada November 2022. Tantangannya dengan pencak silat ada pada kuda-kudanya karena harus stand by. Sedangkan pencak silat itu full power, power dan ada gerakan lihainya. Kalau ini benar-benar full di kategori saya, monoton. Jadi itu tantangan untuk melawan boring-nya itu yang susah karena di silat kan banyak jurusnya," ujarnya, dikutip dari ANTARA.
Untuk profil Alfadhila Ramadhan, pemain pencak silat ini lahir pada 24 November 2001, merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) program studi Manajemen di Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Asal dari Kota Depok, Jawa Barat, di SEA Games 2023, Alfadhila Ramadhan mendapatkan nilai 7,67 dari juri yang bertugas. Meskipun gagal meraih emas, ia bersyukur telah menghadiahi medali perak untuk Indonesia.
"Bersyukur bisa dapat perak meskipun memang targetnya adalah emas. Semoga pada ajang-ajang selanjutnya saya bisa meraih medali emas," kata Alfadhila.
Selain Alfadhila Ramadhan, terdapat lima atlet di nomor perseorangan bokator spirit form putra. Medali emas berhasil diraih atlet Kamboja, yakni Punleu Pichmorakoth dengan nilai 8,00. (*/Dinda)
Baca Juga: CEK FAKTA: Aksi Gila TNI! Lawan Balik Tantangan Pelatih Pencak Silat Vietnam