Suara Denpasar – Mbah Marsiyo, pemilik Padepokan Walisiri yang telah berjasa karena telah mengurus dan melayani dengan usaha yang terbaik Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ada di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
Disebutkan kalau Mbah Marsiyo ini, telah menampung dan mengurusi para ODGJ ini selama 19 tahun seperti yang dikutip Suara Denpasar dari laman instagram pribadi Ganjar Pranowo.
“19 th mbah Marsiyo ngopeni para ODGJ ini dg segala keterbatasan.” Tulis @ganjar_pranowo.
Menurut keterangan Mbah Marsiyo sendiri kepada tim Evakuasi ODGJ yang terdiri dari RSJD Soedjawardi, Komnas HAM, Dinsos Jateng, Dinkes Jateng saat mengunjungi Padepokan Walisiri milik Mbah Marsiyo.
Awalnya Mbah Marsiyo tidak melakukan pencarian orang-orang yang memiliki gangguan jiwa atau gila. Namun, karena banyaknya ditemukan orang-orang dengan kondisi tersebut, sehingga Mbah Marsiyo merasa prihatin, maka dia mengumpulkan dan merawat ODGJ yang ditemukannya.
Meski dengan keterbatasan yang ada, Mbah Marsiyo merawat ODGJ dengan niatan untuk kebaikan tanpa mengharap imbalan apapun. Merawatnya pun sangat sederhana.
“Disuruh minum, makan kangkung, lembayang, merumput (ngarit).” Jelas Mbah Marsiyo kepada tim evakuasi ODGJ Jawa Tengah.
Tujuan dari hal-hal yang diajarkan oleh Mbah Marsiyo kepada ODGJ tersebut, agar mereka bisa mengisi waktu mereka dengan kegiatan-kegiatan yang nantinya menjadi kebiasaan baik bagi para ODGJ.
Kemudian tim evakuasi pun melakukan evakuasi terhadap ODGJ yang ada di Padepokan Walisiri untuk selanjutnya ditangani langsung oleh pemerintah setempat, dalam hal ini RSJD Soedjawardi. (Rizal/*)