Suara Denpasar - PSSI telah merilis 26 pemain yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong untuk menghadapi FIFA Matchday lawan Palestina dan Argentina Juni mendatang. Dari 26 nama itu, top skor Liga 1 2022/2023 dan SEA Games 2023 tidak dipanggil.
Tentu saja, top skor Liga 1 2022/2023 yang dimaksud adalah yang berkebangsaan Indonesia. Sedangkan top skor Liga 1 kebanyakaan memang berkebangsaan asing. Yakni Matheus Pato (Borneo FC) dan David da Silva (Persib Bandung) dengan torehan masing-masing 25 dan 24 gol. Keduanya asal Brasil.
Pemain Liga 1 2022/2023 yang berkebangsaan Indonesia, untuk pencetak gol terbanyak masih dipegang Ilija Spasojevic. Pemain naturalisasi dari Montenegro ini mengemas 15 gol selama musim lalu. Dan berada di urutan ketiga top skor.
Pemain Indonesia lainnya yang masuk dalam 10 besar top skor adalah Ramadhan Sananta. Pemain PSM Makassar itu mengemas 11 gol dari 24 penampilan bersama PSM Makassar
Kabar baiknya, Sananta baru saja mengantarkan Timnas Indonesia U-22 meraih emas di SEA Games 2023. Juga menjadi salah satu top skor di SEA Games di Kamboja dengan torehan 5 gol, sama sengan Fajar Fathur Rahman (sayap kanan) dan Nguyen Van Tung (Vietnam)
Namun, dalam 26 nama pemain yang dipanggil Shin Tae-yong, Spaso tidak masuk. Begitu juga Sananta tidak masuk daftar.
Dari 26 nama itu, untuk pemain depan, Shi Tae-yong masih mempercayakan Dendy Sulstyawan, striker asal Bhayangkara FC yang mengemas 9 dari 27 laga di Liga 1 musim lalu.
Shin Tae-yong juga lebih memilih Dimas Drajad, striker dari Persikabo yang hanya mengemas 7 gol dalam 20 laga di Liga 1 2022/2023.
Dalam 50 besar top skor Liga 1, memang tidak banyak yang berkebangsaan Indonesia. Hanya hitungan jari. Selain Spaso, Sananta, Dendy, dan Dimas Drajad, ada Dedik Setiawan yang mengemas 9 gol, sama dengan Dendy, serta Beto Golcalvez.
Baca Juga: Top Skor Timnas Indonesia U-22 Ternyata Anak Didik Dedi Mulyadi
Khusus Beto, pemain naturalisasi dari Brasil ini sudah terlalu tua. Usianya kini 42 tahun, jauh lebih tua dari Spaso yang sudah 35 tahun.
Tidak masuknya Sananta ini menjadi perhatian warganet. Mereka juga mempertanyakan mengapa Sananta tidak masuk skuad pilihan coach Shin di cuitan Twitter @pssi.
"Waduh Sananta dan Fajar ke mane?" tanya @adyul93
"Sananta gada? Padahal kemaren katanya mau lawan Argentina," tandas @Juliann_felix
"WITAN SULAIMAN BAPUK DIPANGGIL TERUS
RAMADHAN SANANTA GACOR GAK DIBAWA. KONSEP NYA KEK MANA ITU ???????" tanya @Catatan_ali7
"Yaelah ada Ramadhan Sananta malah pilih Dendy Sulistyawan," ujar @rioprmnbrhn