Suara Denpasar - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong telah memanggil 26 nama untuk menghadapi FIFA Matchday melawan Timnas Palestina pada 14 Juni 2023, kemudian meladeni juara PialaDunia 2022, Timnas Argentina, yang diperkuat Lionel Messi dkk pada 19 Juni 2023.
Yang menarik, hampir separuh yang dipanggil Shin adalah pemarin abroad. Yakni pemain yang berkarier di luar negeri. Beberapa nama adalah hasil naturalisasi, dan sebagian lagi adalah memang pemain lokal yang sedang berkarier di negeri orang.
Memang sebetulnya ada beberapa nama lagi yang pernah jadi pemain abroad. Salah satunya Witan Sulaiman yang sempat mencicipi Liga Polandia dan Slovakia. Namun, sejak Januari 2023 lalu dia berlabuh ke Persija Jakarta.
Berikut 10 pemain abroad yang saat ini masih berlaga di luar negeri:
1. Asnawi Mangkualam
Pemain berusia 23 tahun ini masih berkarier di Jeonnam Dragons. Pemain kelahiran Makassar ini menjadi salah satu andalan di bek kanan.
Pemain bertinggi 1,74 meter ini mengawali karier di luar negeri sejak awal 2021 lalu. Pemain dengan harga pasar Rp5,65 miliar itu awalnya hengkang dari PSM Makassar dengan bergabung di Ansan Greeners, klub kasta kedua di Liga Korea Selatan.
2. Pratama Arhan
Eks wonderkid PSIS Semarang ini masih menjajal kerasnya liga sepak bole di Jepang. Dia bermain untuk klub Tokyo Verdy yang saat ini berlaga di liga kasta kedua di Negeri Sakura.
Pemain yang terkenal dengan lemparan jauhnya ini bakal mengisi bek kiri. Di skuad yang dipanggil Shin Tae-yon, pemain berusia 21 tahun asal Blora harus bersaing dengan beberapa nama. Ada Edo Febriansyah, Yance Sayuri, dan Shayne Pattynama yang baru dinaturalisasi.
Saat ini, Pratama Arhan memiliki harga pasar Rp4,35 miliar. Dia turut mengantarkan Timnas Indonesa U22 meraih emas di SEA Games 2023.
3. Saddil Ramdani
Saddil Ramdhani menjadi salah satu langganan Timnas Indonesia sampai saat ini. Usianya sedang dalam kematangan sebagai pesepak bola: 24 tahun.
Saat ini, pemain kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara, itu bermain di klub Sabah FC yang berlaga di Liga Super, kompetisi kasta tertinggi di Malaysia.
Harga pasar pemain sayap kiri ini mencapai Rp5,21 miliar.