Luncurkan Buku Rohani, GKPB Tirta Empul Bahas Budaya Bali: Sekaa Manyi-Pernikahan Sentana

Suara Denpasar

Rabu, 14 Juni 2023 | 15:11 WIB
Luncurkan Buku Rohani, GKPB Tirta Empul Bahas Budaya Bali: Sekaa Manyi-Pernikahan Sentana
Peluncuran buku Rampaian Jejak Iman Pengikut Kristus di Bali, Minggu (11/6/2023) (Istimewa)

Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Tirta Empul Kerobokan meluncurkan buku berjudul "Rampaian Jejak Iman Pengikut Kristus di Bali" pada hari Minggu, 11 Juni 2023.

Buku ini berisi kumpulan 14 narasi tokoh yang menceritakan perjalanan mereka sebagai orang Bali yang memilih kepercayaan yang berbeda dari mayoritas masyarakat.

Buku yang memiliki ketebalan 384 halaman ini ditulis oleh Ketut Efrata bersama Pendeta Ahmen Mylthis Lumira. Adapun, narasi disunting oleh Komar Kalilawang (alm).

Ilustrasi buku dikerjakan oleh Ni Made Nathasia Kartika Putri bersama Eka Mardiyasa. “Seluruh proses produksi buku memakan waktu kurang lebih lima tahun,” jelas Ni Luh Putu Christine Prawitha Sari Suyasa, Ketua Tim Buku.

Christine mengatakan bahwa seluruh tokoh yang diceritakan merupakan pendahulu gereja.

Hal penting lain yang ingin ditekankan dalam buku ini adalah bahwa memilih kepercayaan yang berbeda tidak membuat mereka lupa akan sejarah dan identitas sebagai orang Bali.

Semua tokoh merupakan anggota jemaat mula-mula saat gereja berdiri yang berasal dari Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, dan tinggal tidak jauh dari lokasi gereja.

Buku ini menggambarkan kegiatan pertanian di Bali, seperti memanen padi oleh sekaa manyi dan sistem pengairan di Bali atau subak.

“Mereka ikut sekaa manyi untuk mengumpulkan dana pembangunan gereja,” ucap Christine.

baca juga

Selain itu, buku ini juga membahas perkawinan sentana yang tetap dilakukan oleh para tokoh, meskipun mereka telah memeluk keyakinan yang berbeda.

Budaya Bali yang kental juga terlihat dalam buku ini, baik dalam lagu-lagu pujian maupun dalam bahasa sehari-hari yang masih menggunakan Bahasa Bali. Bahasa daerah ini tetap digunakan dalam konteks peribadatan di gereja.

Keberadaan budaya Bali dalam jemaat terlihat dari nama-nama tokoh yang masih menggunakan nama-nama tradisional Bali, seperti Wayan, Ni Luh, Made, Nyoman, dan Ketut. Beberapa tokoh yang disebutkan antara lain I Ketut Redun, Pendeta Nengah Shimon, Ketut Ridia Andreas, I Nyoman Sukenyir, Wayan Mundra, dan lain-lain.

Kisah-kisah sederhana dalam buku ini mengungkapkan sisi gelap bangsa Indonesia pada tahun 1960-an, di mana menjadi Kristen diasosiasikan dengan menjadi bagian dari organisasi terlarang pada saat itu. Sebagai akibatnya, beberapa tokoh dalam buku ini nyaris pernah mengalami penindasan.

Buku ini juga mencatat cerita tentang Desa Blimbingsari yang terletak di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Blimbingsari, yang saat ini menjadi desa wisata, adalah tempat perkembangan komunitas Kristen Bali pada awalnya.

Adapun, metode pengumpulan data yang digunakan melibatkan wawancara dan dokumentasi foto tokoh-tokoh yang tercantum dalam buku, serta cerita yang diceritakan kembali oleh sanak saudara, anak, dan cucu mereka.

Tim juga mengumpulkan data melalui beberapa buku sejarah gereja di Bali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bikin Rugi! Ini 4 Alasan Sederhana Mengapa Harus Menghindari Buku Bajakan

Bikin Rugi! Ini 4 Alasan Sederhana Mengapa Harus Menghindari Buku Bajakan

Your Say | Senin, 10 April 2023 | 20:26 WIB

Hobi Baca Buku? Ini 5 Tips Membuat Perpustakaan Mini di Rumah, Auto Betah!

Hobi Baca Buku? Ini 5 Tips Membuat Perpustakaan Mini di Rumah, Auto Betah!

Your Say | Rabu, 15 Maret 2023 | 16:55 WIB

6 Kebiasaan Sulit yang Sebenarnya Penting, Cek Sekarang

6 Kebiasaan Sulit yang Sebenarnya Penting, Cek Sekarang

Your Say | Senin, 23 Januari 2023 | 12:13 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×