Suara Denpasar – Beredar di media sosial soal penyiksaan seekor anak anjing yang dilakukan oleh 2 orang pria di daerah Nunukan, Kalimantan Utara.
Video tersebut diunggah kembali oleh seorang aktor Tj Ruth melalui akun instagramnya yang direpost dari akun @ashforindonesia pada (16/6/2023).
“Perbuatan Bpk2 ngasih makan buaya sih sebenernya bagus jg.. tapi ga gt juga Pak caranya.. bisa pake yg laen, yg udh mati kan bisa. Beliin ayam tiren kan bisa. Tapi kayanya niatan sesungguhnya bukan ke situ ya arahnya,” tulis Tj Ruth (@tjgukguk) dikutip Suara Denpasar, Minggu (18/6/2023).
“Kalopun misalkan itu anjing takdirnya mmg harus mati krn dimakan buaya kalo tanpa campur tangan Bpk2 sih ga masalah Pak,” tambahnya.
Pada video tersebut tampak tiga orang pria mengenakan pakaian kerja dan satu lainnya melakukan perekaman sementara 2 orang membawa anak anjing tersebut ke sebuah sungai kecil, mengayunkannya beberapa kali lalu membuangnya tepat ke arah buaya yang langsung menerkam anjing naas tersebut.
Mengetahui video viral tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan pernyataan tegasnya di depan awak media.
“Saya secara pribadi pecinta binatang,” tutur Erick Thohir.
“Saya sangat terkejut dan marah, ketika perlakuan kepada binatang termasuk yang di berita. Saya sudah instruksikan direksi Pertamina untuk mengambil tindakan tegas,” lanjutnya.
Menurut Erick Thohir perlakuan para pelaku penyiksaan pada anjing yang membuang ke arah buaya tersebut merupakan perbuatan yang biadab apalagi disertai dengan tawa para pelaku.
Baca Juga: Ingin Inara Rusli Pakai Cadar Lagi, Putra Siregar Sampai Tawarkan Hal Ini
Setelah melakukan pengecekan, para pelaku diketahui adalah kontraktor yang ada di daerah Nunukan, Kalimantan Timur.
“Saya minta ambil tindakan tegas karena ini sesuatu yang biadab,” tutupnya.(Rizal/*)