Suara Denpasar – Tidak mau mengecewakan Presiden Jokowi, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani dikabarkan telah menyita kekayaan milik Anies Baswedan sebesar Rp7,1 trilliun.
Kabar ini beredar melalui salah satu video yang dibagikan di kanal YouTube SEPUTAR ISTANA pada 17 Juni 2023.
“Tidak Mau Kecewakan Jokowi, 7,1 Triliun…Sri Mulyani Sita Kekayaan Yohanies” begitu narasi yang disajikan pada judul video tersebut.
Selain itu, pada bagian thumbnail terpampang wajah Sri Mulyani yang sedang memperlihatkan kertas dokumen ke hadapan sosok yang disinyalir sebagai Anies Baswedan dengan berlatarkan ruang bertuliskan KPK.
Terpantau hingga Senin (19/6/2023), video berdurasi 8 menit 5 detik itu telah disaksikan lebih dari 19 ribu kali.
Lantas benarkah Sri Mulyani telah menyita kekayaan Anies Baswedan?
CEK FAKTA:
Setelah disaksikan secara utuh, rupanya tayangan tersebut menyajikan informasi yang tidak sesuai dengan judul video yang dinarasikan.
Alih-alih menjelaskan seputar penyitaan kekayaan yang dilakukan Sri Mulyani, video tersebut justru membahas tentang Anies Baswedan yang meminjam uang sebanyak Rp12,5 triliun kepada Menteri Keuangan.
Baca Juga: Pidato soal Perbedaan di Depan Anies Baswedan, Ridwan Kamil Disebut Mirip Soekarno
Dana sebanyak Rp12,5 triliun itu kabarnya dipinjam Anies Baswedan ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk menanggulangi pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa tahun silam.
Akan tetapi, anggaran tersebut gagal menekan angka sebaran pandemi yang ada di DKI Jakarta. Bahkan sebagian dikabarkan hilang entah kemana.
Sementara itu, kabar mengenai Sri Mulyani yang menyita harta kekayaan Anies Baswedan atau soal uang senilai Rp7,1 trilun, nyatanya tidak dibahas sampai akhir video.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, foto yang disajikan pada thumbnail video tersebut ternyata merupakan hasil rekayasa.
Pasalnya, tumpukan dokumen di ruang KPK yang menjadi latar Sri Mulyani dan Anies Baswedan merupakan foto editan dari foto yang dicatut dari artikel Kompas.com berjudul ‘Sekretaris Pribadi Kelola Uang Rp12 Miliar, Edhy Prabowo Laporkan Itu dalam LHKPN’.
Dalam foto tersebut, nyatanya tidak ada sosok Sri Mulyani dan Anies Baswedan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa berita yang dibagikan di kanal YouTube SEPUTAR ISTANA merupakan berita hoaks dan dapat dikategorikan sebagai misleading con tent karena bersifat menyesatkan. (*/Dinda)