Suara Denpasar – Made Wirawan dan Teja Paku Alam dua kiper utama Persib Bandung.
Meski jelang pensiun, Made Wirawan yang sebelah tahun bersama Persib mendapat sedikit menit bermain di era Luis Milla sebagai pelatih.
Made Wirawan lebih banyak diparkir di bangku cadangan dan perannya digantikan oleh Teja Paku Alam.
Pada musim lalu, Made Wirawan yang kini menjadi asisten pelatih kiper Persib turun 6 kali dari bersama dua pelatih, Robert Albert da Luis Milla.
Sementara Teja turun 21 kali. Sisa nya dimainkan oleh kiper lainnya, yakni Reky rahayu dan Fitrul Dwi Rustapa.
Setelah bersaing menjadi pilihan utama pelatih, kini Teja Paku Alam harus menjalani peran baru sebagai pelatih.
Dilansir dari laman Persib, Made mengaku sempat canggung menjalani peran barunya sebagai asisten pelatih kiper Persib.
Untungnya, banyak orang di sekitarnya yang mendukung dan membantu proses adaptasi Made.
Made mengawali tugas sebagai asisten pelatih kiper Persib di Yogyakarta, akhir pekan lalu. Saat ini, Pangeran Biru tengah menjalani tur pramusim menatap Liga 1 2023/2024.
Baca Juga: Saingi Persib, Nabil Husien Ingin Borneo FC Juara Liga 1, Yakin Pieter Huistra Betah?
Made sempat absen dalam sesi latihan di Bandung karena harus menyelesaikan kursus kepelatihan C AFC di Bandung.
Setelah selesai, ia pun langsung menuju Yogyakarta dan menjalani tugas sebagai asisten dari Luizinho Passos.
“Senang rasanya bisa memulai profesi baru. Kalau grogi tidak sih, hanya sedikit canggung karena biasa pemain sekarang melatih,” kata Made.
Made bersyukur dan merasa beruntung karena tim pelatih, ofisial, dan rekan-rekannya ketika menjadi pemain membantunya dalam masa adaptasi.
Karena itu, tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi, Made sudah mulai bisa menikmati peran barunya.
“Dukungan dari pemain sangat luar biasa dan respect. Saya akan berusaha memaksimalkan semua kemampuan saya untuk bantu tim ini meraih hasil terbaik. Mohon doa dan dukungan juga dari semua,” ucapnya. (*)