PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka

Vania Rossa

Senin, 01 Juni 2026 | 16:13 WIB
PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka
PT MMSGI berbeda dengan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim (dok. mmsgi.co.id)
baca 10 detik
  • PT MMS Group Indonesia menegaskan bahwa mereka tidak memiliki keterkaitan dengan PT Mitra Mentari Sentosa yang sedang diperiksa hukum.
  • Aparat menyita 87 kontainer milik PT Mitra Mentari Sentosa karena diduga melakukan manipulasi dokumen ekspor produk turunan CPO.
  • Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan barang ekspor tersebut mengandung turunan CPO yang seharusnya dikenakan bea keluar serta pungutan ekspor.

Suara.com - PT MMS Group Indonesia (MMSGI) memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan mengenai dugaan manipulasi dokumen ekspor produk turunan crude palm oil (CPO) yang menyeret nama PT MMS. MMSGI menegaskan bahwa perusahaan yang sedang diperiksa aparat penegak hukum tersebut bukan bagian dari MMS Group Indonesia.

Dalam pernyataan resminya, MMSGI menyampaikan bahwa PT MMS yang disebut dalam pemberitaan terkait dugaan manipulasi ekspor produk turunan CPO tidak memiliki keterkaitan dengan grup usaha mereka.

"PT MMS dalam pemberitaan tersebut bukan bagian dari MMS Group Indonesia (MMSGI)," tulis manajemen dalam keterangan resmi yang diterima media.

MMSGI juga menegaskan bahwa mereka tidak memiliki dan tidak pernah menjalankan bisnis di sektor CPO maupun produk turunannya. Menurut perusahaan, seluruh lini usaha yang berada di bawah naungan MMSGI bergerak di sektor energi, properti, serta ekosistem nikel.

"Klarifikasi ini kami sampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di publik," demikian pernyataan MMSGI.

Sebelumnya, PT MMS Group Indonesia juga telah menegaskan bahwa PT MMS yang diperiksa Bareskrim Polri pada Jumat (29/5/2026) lalu bukan merupakan bagian dari grup mereka. Perusahaan menyatakan tidak pernah terlibat dalam bisnis CPO maupun industri turunannya.

Latar Belakang Kasus Dugaan Manipulasi Ekspor CPO

Klarifikasi tersebut muncul setelah aparat gabungan mengungkap dugaan praktik ekspor ilegal produk turunan minyak sawit mentah (CPO) yang berpotensi merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.

Operasi gabungan yang melibatkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Direktorat Jenderal Pajak (DJP), serta Satuan Tugas Khusus Optimalisasi Penerimaan Negara (Satgasus OPN) Polri menyita 87 kontainer milik PT MMS.

baca juga

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama menjelaskan bahwa barang yang diperiksa diberitahukan sebagai fatty matter dengan berat sekitar 1.802 ton dan nilai mencapai Rp28,7 miliar.

"Barang tersebut diberitahukan sebagai fatty matter dengan berat bersih kurang lebih sekitar 1.802 ton atau senilai Rp28,7 miliar yang pada dokumen awal tidak dikenakan bea keluar dan tidak termasuk larangan pembatasan ekspor atau LARTAS. Namun, hasil pemeriksaan Laboratorium Bea Cukai dan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang disaksikan oleh Satgasus Polri menunjukkan bahwa barang tersebut mengandung produk turunan CPO sehingga berpotensi terkena bea keluar dan ketentuan ekspor," ujar Djaka.

Temuan tersebut menjadi bagian dari pengusutan dugaan manipulasi klasifikasi barang ekspor yang diduga dilakukan untuk menghindari kewajiban pembayaran bea keluar dan pungutan ekspor.

PT MMS yang Diselidiki Berbeda dengan MMS Group Indonesia

Berdasarkan sejumlah laporan, perusahaan yang menjadi objek penyelidikan dalam kasus ini adalah PT Mitra Mentari Sentosa (PT MMS), yang diduga terlibat dalam praktik manipulasi dokumen ekspor produk turunan sawit.

Dalam laporan yang dipublikasikan SawitKita pada November 2025, PT Mitra Mentari Sentosa disebut sebagai perusahaan yang diduga mengekspor komoditas yang dilaporkan sebagai fatty matter, namun hasil pengujian laboratorium menunjukkan adanya kandungan produk turunan CPO yang seharusnya dikenakan bea keluar dan pungutan ekspor.

Sementara itu, MMS Group Indonesia (MMSGI) merupakan kelompok usaha yang bergerak di bidang energi, properti, dan ekosistem nikel. Perusahaan menegaskan tidak memiliki hubungan kepemilikan maupun kegiatan usaha di sektor minyak sawit dan produk turunannya.

Karena kesamaan singkatan "MMS", MMSGI menyatakan perlu memberikan penjelasan kepada publik agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait identitas perusahaan yang disebut dalam proses penyelidikan tersebut.

Dengan klarifikasi ini, MMSGI berharap masyarakat dapat membedakan antara PT Mitra Mentari Sentosa yang menjadi objek pemeriksaan aparat dengan MMS Group Indonesia yang bergerak di sektor usaha berbeda dan tidak memiliki keterkaitan dengan bisnis CPO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1 Juni 2026 Masa Transisi, Tapi Petinggi Danantara Sumberdaya Indonesia Belum Diumumkan

1 Juni 2026 Masa Transisi, Tapi Petinggi Danantara Sumberdaya Indonesia Belum Diumumkan

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 14:29 WIB

Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen

Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:20 WIB

Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah

Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:02 WIB

Terkini

Antrean Kuliner hingga Produk Viral, Kenapa Kita Ikut Tertarik Mencoba?

Antrean Kuliner hingga Produk Viral, Kenapa Kita Ikut Tertarik Mencoba?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:20 WIB

4 Orang Tewas Terjebak Karhutla Bromo, Dua Korban Luka Bakar Jalani Operasi

4 Orang Tewas Terjebak Karhutla Bromo, Dua Korban Luka Bakar Jalani Operasi

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Jokowi Yakin Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah dan Pemakzulan Gibran

Jokowi Yakin Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah dan Pemakzulan Gibran

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Janjian Lewat IG Berujung Luka Bacok, 12 Anak Ditangkap Polisi Buntut Tawuran di Cikunir Bekasi

Janjian Lewat IG Berujung Luka Bacok, 12 Anak Ditangkap Polisi Buntut Tawuran di Cikunir Bekasi

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Miris! Warga di 'Paru-Paru Dunia' Justru Kesusahan Bernapas, Salah Siapa?

Miris! Warga di 'Paru-Paru Dunia' Justru Kesusahan Bernapas, Salah Siapa?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!

Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal

Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Wamendes Tinjau KDKMP di Klaten, PLN Dukung Penguatan Ekonomi Desa lewat Layanan Pembayaran Listrik

Wamendes Tinjau KDKMP di Klaten, PLN Dukung Penguatan Ekonomi Desa lewat Layanan Pembayaran Listrik

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

×