Suara Denpasar - Banyak pihak menyoroti pembukaan Pentas Kesenian Bali (PKB) ke-45 oleh Megawati Soekarnoputri pada Minggu (18/6/2023).
Pasalnya Megawati datang ke Bali sebagai ketua umum PDIP untuk beberapa agenda seperti jalan sehat dengan bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo dan konsolidasi PDIP Bali menuju pemilu 2024.
Karena di Bali, Megawati Soekarnoputri pun didaulat oleh Gubernur Bali Wayan Koster yang juga sebagai Ketua DPD PDIP Bali itu untuk membuka PKB.
Ketika ditanya kenapa bukan presiden Jokowi yang membuka kegiatan tahunan itu, Koster menjawab gak perlu ditanya karena itu kewenangan pemerintah daerah atau Gubernur.
"Oh kalau itu jangan ditanya, kewenangan Gubernur itu," jawab Koster saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Bali, pada Senin (19/6/2023).
Pertimbangan Wayan Koster memilih Megawati Soekarnoputri untuk membuka PKB tersebut adalah sebagai Presiden ke-5 RI dan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Terlebih karena alasan Megawati Soekarnoputri sangat peduli pada Provinsi Bali katanya.
"Beliau punya arahan yang sangat baik untuk menjaga budaya Bali dan pembangunan pariwisata Bali agar Bali ke depannya ini ajeg. Kan luar biasa," tandasnya.(*/Ana AP)
Baca Juga: 55 Anggota DPRD Bali Didominasi PDIP, Mangku Pastika: Gak Berfungsi, Gak Ada Koreksi