Suara Denpasar - Nama Nuraini sempat viral beberapa waktu lalu. Ia adalah seorang mahasiswi Universitas Negeri Makassar yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli angkut semen.
Baru-baru ini, ia diundang ke podcast Deddy Corbuzier. Bersama sang ayah, Pak Masdar, ia menceritakan pengalamannya bekerja sebagai buruh angkut semen.
Dalam pengakuannya, ia ternyata sudah mulai menjadi kuli pengangkut semen sejak duduk di bangku SMP. Dari situ, ia benar-benar memahami bahwa bukan hal yang mudah untuk mencari uang.
"Saya 'kan mulai masuk angkat semen itu ikut kerja dari kelas satu SMP. Saya ikut sama bapak. Saya rasakan oh begini rasanya cari uang," kata Nuraini di podcast Deddy Corbuzier pada Rabu (21/6/2023).
Lebih jauh, ia mengatakan apabila untuk setiap satu sak semen yang diangkatnya, ia mendapatkan upah sebesar Rp600. "Kan kita itu hitung per sak ya. Satu semen itu 600 rupiah," katanya melanjutkan.
Sedangkan dalam satu hari, Nuraini bisa mengangkat sampai 850 sak, yang mana setiap satu sak beratnya 50 kilogram. Pengakuannya bahkan sampai membuat Deddy Corbuzier tercengang.
Namun, kekuatan Nuraini memang bukan kaleng-kaleng. Sebanyak 850 sak semen bisa diangkatnya hanya dalam waktu sekitar empat hingga lima jam. Tentu saja, profesi itu membuatnya merasa capek meskipun ia sudah terbiasa.
"Kalau capek sih pasti ya. Apalagi kalau baru pertama rasanya capek, sakit. Apalagi 'kan namanya juga angkat semen pasti tergeser ya, luka. Belum lagi kalau hujan," jelasnya.
Sementara itu, alasan Nuraini menjadi kuli semen adalah untuk membantu perekonomian keluarga. Ia dan keluarganya bekerja sebagai buruh angkut semen.
Baca Juga: Diisukan Selingkuh, Syahnaz Sadiqah Sempat Akui Belum Siap Nikah
(*)