Suara Denpasar – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan responnya terkait protes yang dialamatkan oleh Nabil Husein kepada pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sebelumnya, Presiden Borneo FC tersebut melayangkan protesnya kepada Shin Tae-yong karena tak menurunkan pemainnya Stefano Lilipaly dalam dua laga FIFA Matchday.
Melalui akun media sosialnya, Nabil Husein menyebutkan seharusnya pelatih asal Korea Selatan itu memberikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk tampil di laga uji coba.
Padahal bukan hanya Stefano Lilipaly seorang yang tidak mendapat jatah bermain, melainkan ada tujuh penggawa timnas Indonesia lainnya yang tak turun lawan Palestina dan Argentina.
Erick Thohir pun menjelaskan, Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia tentu saja memiliki hak penuh atas siapa saja pemain yang akan diturunkan.
Meskipun memahami maksud Nabil, namun Erick pun meminta semua pihak untuk menghormati Shin Tae-yong yang telah membuat keputusan terkait siapa saja pemain yang akan tampil.
“Perbedaan pendapat yang namanya di dunia sepak bola, di era demokrasi hal yang lumrah,” ujar pria yang kerap disapa ET dilansir dari Suara.com, Sabtu (24/06/2023).
Erick menambahkan bahwa keputusan semua pelatih tidak bisa diintervensi karena sudah memiliki tugas pokok masing-masing.
“Kalau saya intervensi nanti sama coach Indra (Sjafrie) kemarin atau Coach Shin Tae-yong, oh saya mau pemain ini yang main ya, awas ya, ya gak bisa lah,” lanjutnya lagi.
Baca Juga: Viral Tekel Garnacho, Harga Asnawi Mangkualam Diupdate di Transfermarkt, Jadi Berapa Sekarang?
Pada dua laga uji coba tersebut, Skuad Garuda harus puas bermain imbang tanpa gol kala menghadapi Palestina pada laga yang mentas di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Kemudian timnas Indonesia kembali menggelar laga menghadapi juara dunia Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.
Pada laga yang mentas 19 Juli 2023 tersebut, tim asuhan Shin Tae-yong harus mengakui keunggulan Albiceleste dua gol tanpa balas.