Suara Denpasar - Film kartun The Simpsons kembali membuat kehebohan dan menuai sorotan setelah para penggemarnya menyebut jika serial tersebut memiliki Ramalan tentang hilangnya Kapal Selam Wisata Titanic.
Dalam sebuah episode yang tayang di tahun 2016, kartun The Simpsons telah memperlihatkan gambaran mengenai peristiwa Kapal Selam Wisata Titanic yang hilang karena kehabisan oksigen selama menjalankan tur di bawah air.
Episode lama kartun The Simpsons itu kembali viral seiring pencarian multinasional untuk Kapal Selam Wisata Titanic yang bertujuan menyelamatkan lima orang yang berada di dalam kapal tersebut, salah satunya adalah bos perusahaan Stockton Rush.
Kapal selam yang mulai turun sejak Minggu lalu ini hilang kontak sejak kurang dari dua jam setelah keberangkatannya.
Kemudian pada hari Kamis, puing-puing kapal selam yang bernama Titan itu berhasil ditemukan. Lima orang korban dipastikan tidak selamat pada peristiwa tragis itu.
Tetapi, selain pencarian, hal lain juga menarik perhatian netizen yang kemudian dibahas mereka di media sosial yaitu mengenai Ramalan atau prediksi kartun film The Simpsons yang diduga kembali menjadi kenyataan.
Salah satu episode kartun The Simpsons menunjukkan gambaran terjadinya peristiwa tenggelamnya Kapal Selam Wisata Titanic yang dikemudikan oleh ayah Homer Simpson, Mason Fairbanks, yang kala itu menemukan harta karun dari laut.
Dilansir Suara Denpasar dari cuplikan video Twitter everymovieplug dan laman resmi mirror.co.uk, Minggu, 25 Juni 2023, pada episode tersebut, terdapat adegan pidato Mason Fairbanks setelah melakukan penyelaman yang kala itu mencari harta karun.
"Hari ini saya dipenuhi kegembiraan. Mencari harta karun bersama putra saya yang telah lama hilang. Impian saya untuk kalian masing-masing adalah agar kalian menemukan kebahagiaan yang saya rasakan hari ini," ucapnya.
Kemudian ayah dan anak tersebut melangsungkan misi untuk mencari harta karun yang berada di bawah laut.
Kemudian di dalam laut mereka menemukan perahu karam yang seolah menggambarkan keadaan Titanic yang tenggelam dan dalam kartun tersebut ada dua kotak yang berisikan harta karun.
Lalu Homer mengabarkan jika temuan harta karunnya tersebut kepada teman-temannya.
Lalu ia panik saat mengetahui lampu oksigen berkedip-kedip dan kemudian ia jatuh pingsan karena oksigen habis.
Adegan kartun The Simpsons itulah yang saat ini tengah diperbincangkan banyak pihak, bahkan korban Kapal Selam Wisata Titanic adalah ayah dan anak yang mirip dengan kartun tersebut.
Di media sosial, terjadi perdebatan terkait hal ini, antara yang mengatakan jika adegan The Simpsons itu hanyalah kebetulan saja, dengan yang mempercayai jika itu adalah sebuah Ramalan.
Setidaknya, ada yang menjelaskan, jika penulis The Simpsons sudah memperkirakan jika peristiwa tersebut bakal terjadi.
Mike Reiss selaku penulis serial kartun The Simpsons diketahui pernah menaiki Kapal Selam Wisata Titanic tersebut.
Bahkan ia tak segan membagikan pengalamannya saat menaiki Kapal Selam Wisata Titanic yang hilang.
Mike Reiss mengaku jika dirinya pernah menaiki Kapal Selam Wisata Titanic milik Ocean Gate itu sebanyak tiga kali.
Reiss mengatakan, Kapal Selam Wisata Titanic tersebut kerap mengalami masalah komunikasi dan sering kehilangan sinyal ketika berada di kedalaman bawah laut.
"Saya pernah naik kapal selam itu dan di dalam pikiran saya 'yah, saya mungkin tidak akan pernah keluar dari tempat ini,' pikiran itu selalu ada," ucap Mike Reiss pada program televisi.
Reiss menjelaskan jika kegagalan komunikasi bukan menjadi penyebab utamanya karena kapal selam yang telah usang.
Sebaliknya, Reiss menyebut Titan memiliki desain Kapal Selam Wisata Titanic milik Ocean Gate tersebut sangatlah cantik.
"Saya tidak mengatakan kapal selam ini jelek, hanya saja ini semua adalah teknologi baru dan mereka mempelajarinya sambil berjalan," katanya.
"Anda harus mengingat hari-hari awal program luar angkasa atau hari-hari awal penerbangan, di mana Anda membuat banyak kesalahan dalam mencari tahu apa yang Anda lakukan," ucap Reiss menambahkan.
Reiss mengatakan jika baik program luar angkasa atau penerbangan juga memiliki kesalahan apalagi benda sekecil kapal selam yang berada di lautan luas.
"Saya tahu logistiknya dan saya tahu betapa luas lautan dan betapa kecilnya kapal ini. Jika itu jatuh di bagian bawah, saya tidak tahu bagaimana orang bisa mengaksesnya, apalagi membawanya kembali," katanya.
Reiss pun pesimis jika penumpang Kapal Selam Wisata Titanic dapat diselamatkan mengingat lautan Atlantik dikenal sebagai wilayah lautan yang ganas.(Rizal/*)