Suara Denpasar – Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi D, Hardiyanto Kenneth kembali menjadi sorotan.
Beberapa waktu yang lalu, seperti dikutip dari akun media sosial @timnas.indonesia_u23, Senin (3/7/2023), pria yang akrab disapa Kenneth tersebut melontarkan sebuah pernyataan agar gelaran Piala Dunia U-17 tidak menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai salah satu venue untuk laga sepak bola terbesar di dunia tersebut.
“Khawatirnya dengan mengadakan event ini di JIS kita malah dianggap bersenang-senang di atas penderitaan orang lain. Untuk merenovasi JIS tidak semudah membalikkan telapak tangan, masih banyak sekali permasalahan yang harus diselesaikan,” keterangan tertulis Kenneth dikutip Suara Denpasar dari akaun @timnas.indonesia_u23.
“Masih banyak stadion yang layak di Indonesia, jangan memaksakan menggunakan JIS,” tambahnya.
Menurutnya dalam keterangan lanjutannya, posisi JIS masih berada di sekitaran lingkungan yang kumuh sehingga ini bisa membuat media dunia akan menyorotinya.
“Jadi saran saya jangan memaksakan memakai stadion JIS, sangat berisiko. Stadion bertaraf Internasional itu harus steril, jauh dari permukiman warga, contoh GBK Senayan,” imbuhnya.
Pernyataan dari Kenneth ini kemudian memantik reaksi warganet dan ada yang menyebutkan bisa memicu gelaran Piala Dunia U-17 dibatalkan seperti beberapa komentar warganet berikut ini.
“EMANG PARTAI INI TUH KALO GA NGEREPOTIN YA BIKIN DARTING,” tulis @fdlnryn_.
“Politik ya politik aja jangan mencampur adukan dengan sepak bola,” jhonie_isskandar_69.
Baca Juga: Singgung JIS Belum Dipakai, Anies Baswedan Malah Ingin Manfaatkan untuk Kampanye
“Jangan karena orngg ini Pildun U17 Batal lagi,”
“Politik ya politik..jangan dikaitkan dengan sepak bola pak. Kalau daerah kumuh itu harusnya dari dulu bapak atur jangan sekarang-sekarang baru berkoar-koar setidaknya dengan adanya event Pildun U-17 siapa tahu perekonomian di sekitar stadion jadi terangkat,” kata @ajat848. (*/Dinda)