Suara Denpasar- Dampak kenaikan harga tiket kandang Persib Bandung ketika melawan Madura United pada pekan pertama Liga 1, Minggu (02/07/2023) benar-benar membuat Bobotoh kecewa.
Pasalnya mereka sampai memasang spanduk protes dan meninggalkan stadion di babak kedua sebelum pertandingan berakhir.
Hal ini sebagai bentuk solidaritas kepada suporter yang kesulitan mendapatkan tiket dan harga jual yang naik dari musim lalu.
Melihat hal tersebut, dampak yang dihasilkan ternyata cukup signifikan yang dimana Bobotoh menuntut Teddy Tjahjono sebagai Direktur PT. Persib Bandung Bermartabat harus mundur dari jabatannya.
Dilansir dari akun TikTok @jmsbonss77 pada Selasa (04/07/2023), Bobotoh menyanyikan lagu sayonara yang menuntut Teddy Tjahjono mundur dari jabatannya.
"Sayonara sayonara sampai berjumpa lagi, buat apa Teddy buat apa Teddy, Teddy itu tak ada gunanya," ungkap nyanyian Bobotoh dalam akun TikTok @jmsbonss77.
Sementara itu, terkait aksi protes Bobotoh ini, manajemen Persib Bandung telah memberikan respon melalui situs resminya.
Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat, Muhammad Iskandar mengatakan pihaknya telah mensosialisasikan kepada sejumlah komunitas Bobotoh seperti Viking Persib Club (VPC), Bomber dan Forum Komunitas Bobotoh (FKB) dan lainnya mulai memberlakukan 100 persen penjualan tiket online di musim ini.
Iskandar menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan beberapa fasilitas kepada para penggemar Persib Bandung untuk mengatasi kesulitan dalam mendapatkan tiket.
Salah satu fasilitas tersebut adalah PVC (Persib Value Card), yang memastikan tersedianya jumlah tiket yang tetap tersedia hingga satu hari sebelum pertandingan.
Selain itu, mereka juga memberikan kesempatan kepada para penggemar untuk membeli tiket lebih awal sebelum dijual kepada masyarakat umum. (Rizal/*)