Suara Denpasar – Beredar kabar jika artis Dewi Perssik diboikot oleh Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI.
Bukan hanya itu, bahkan dikabarkan upaya boikot itu didampingi oleh Ketua Komnas HAM, benarkah?
Kabar tersebut diunggah dan disebarkan oleh kanal YouTube CATATAN JURNALIS pada Jum’at, 7 Juli 2023 dengan video berdurasi 7 menit 4 detik dan sudah ditonton 2,2 ribu kali setelah 1 jam waktu pengunggahan.
Video itu diunggah dengan judul ‘Mampus! Didampingi Ketua Komnas HAM, KPI Resmi Putuskan Boikot Dewi Perssik’, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Jum’at, (7/7/2023).
Lantas benarkah kabar tersebut? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran, berikut ini faktanya hasil penelusuran cek fakta.
CEK FAKTA
Setelah diputar, video itu membahas topik yang jauh berbeda dari judul berita yang ditulisnya itu.
Dalam video itu berisikan komentar-komentar orang tak dikenal tentang polemik antara Dewi Perssik dan Ketua RT soal qurban beberapa waktu lalu.
“Dewi Perssik, pak RT dan sapi qurban, saya cuma berpesan dear netizen yang budiman, kita semua sebagai netizen gak usah memperkeruh suasana,” ucap salah seorang pria tak dikenal dalam video itu.
Sampai akhir video, sama sekali tidak dibahas dan tidak dibuktikan informasi Dewi Perssik diboikot KPI sebagaiaman tertulis pada judul.
Ditelusuri dari situs resmi KPI, kpi.go.id dan akun instagram @kpipusat, tidak ditemukan kabar yang membenarkan pemboikotan salah satu artis papan atas itu dari siaran televisi Indonesia.
Dilihat dari akun instagram resmi Dewi Perssik @dewiperssik9, pada story instagramnya ada story yang menunjukkan dirinya masih aktif syuting di salah satu stasiun televisi nasional, story itu baru saja diunggah 14 jam yang lalu.
Faktanya, Dewi Perssik masih tampil di stasiun televisi nasional dan KPI tidak melakukan pemboikotan sebagaimana diwartakan oleh kanal YouTube tersebut.
KESIMPULAN
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa berita miring yang mengaitkan Dewi Perssik dengan KPI itu merupakan pembohongan dan dapat dikategorikan sebagai berita hoax. (*/Dinda)