Suara Denpasar - Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia yang tidak hanya mempunyai nilai sejarah yang penting.
Di Jawa Barat tentunya banyak daerah yang menarik untuk kita eksplorasi lebih jauh lagi.
Salah satu daerah di Jawa Barat yang dikenal sebagai Paris Van Java adalah Bandung.
Bandung memiliki banyak keunikan sehingga banyak orang yang ingin mengunjungi tempat ini.
Bukan hanya tentang wisatanya saja namun masyarakat perlu mengetahui terkait awal berdirinya Bandung hingga saat ini.
Bukan hanya mengenai keunikan tempat wisatanya yang ada di Bandung dan beragam kuliner yang dapat dicicipi menjadikan Jawa Barat menjadi destinasi tujuan wisatawan.
Ada keunikan lain yang perlu diketahui oleh warga Bandung dan luar kota yang ingin ke Bandung yaitu tentang asal mula terbentuknya Bandung di Jawa Barat ini.
Dikutip dari kanal YouTube Ruang Bumi Channel pada Selasa, 11 Juli 2023 Bandung yang saat ini menjadi kota besar dan ibu kota Jawa Barat ternyata dulunya adalah sebuah danau besar.
Bandung adalah hutan dan danau purba berukuran besar di Jawa Barat yang kemudian bermetamorfosis menjadi sebuah kota.
Luas Bandung Raya diperkirakan sekitar 3.256 km persegi dengan jumlah penduduk hampir menyentuh angka enam juta jiwa.
Akan tetapi, luas danau yang ada tersebut hanya setengahnya saja atau berkisar 3 kali lipat dari luas ibu kota Jakarta.
Akan tetapi, tidak seperti Amsterdam yang membendung air yang nantinya dapat dijadikan pemukiman.
Jika berkunjung ke Kota Bandung, maka coba perhatikan daerah ini yang dikelilingi oleh pegunungan yang seakan berada di cekungan yang besar.
Air di danau Jawa Barat tersebut justru telah dikuras melalui proses alami.
Akibat pengurasan yang dilakukan menjadikan Bandung seperti sebuah cekungan atau diibaratkan seperti mangkok.
Dataran Kota Bandung menjadi sebuah danau yang diakibatkan muntahan material dari letusan Gunung Tangkuban perahu purba pada ribuan tahun yang lalu.
Akibat dari letusan yang ditimbulkan sehingga tersumbatnya jalur air dari cekungan Bandung menuju sungai Citarum.
Ketika hujan terus menerus terjadi, cekungan tersebut terisi oleh air dengan kedalaman sekitar 20 hingga 30 meter.
Seiring berjalannya waktu, akibat adanya longsor dan gempa yang terjadi di sekitar pegunungan tersebut sehingga munculnya jalur baru.
Air danau Bandung Purba yang dikuras secara alami menuju ke arah utara sungai Cimeta.
Danau ini menyudut perlahan dikarenakan adanya kebocoran sungai bawah tanah yang melarutkan batuan kapur.
Pada akhirnya Bandung menjadi hutan maupun rawa, kemudian berubah menjadi sebuah kota modern hingga sekarang ini.
Daerah yang dulunya adalah danau saat ini menjadi kota yang makmur dan menjadi daerah yang banyak dikunjungi wisatawan.
Jika Anda ingin mengunjungi Bandung perjalanan menuju ke sana hanya ditempuh dengan waktu 2 jam dari Jakarta. Untuk akses masuk menuju Bandung saat ini jauh lebih mudah.(*/Ana AP)