Suara Denpasar - Partai Golkar Kabupaten Klungkung tengah dalam konflik internal. Hal tersebut dipicu adu jotos antara kader Partai Golkar Nyoman Wiriyanto dan Sekretaris DPD II Golkar Klungkung, Dewa Wiwin.
Terkait itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Bali berupaya untuk melakukan mediasai antara Nyoman Wiriyanto dan Dewa Wiwin.
Namun mediasi itu gagal dilakukan karena pihak Dewa Wiwin tidak hadir dalam mediasi yang diselenggarakan oleh DPD Golkar Bali di Sekretariat Golkar Bali di Denpasar pada Rabu, (12/7/2023) sore.
"Kami dari DPD Partai Golkar Provinsi Bali berinisiaiatif secara cepat untuk mengupayakan kedua belah pihak dipertemukan," terang Wakil Ketua Partai Golkar Provinsi Bali, Dewa Suamba Negara.
Suamba mengatakan pihaknya belum bisa melanjutkan mediasi itu karena ketikhadiran Dewa Wiwin.
"Nah karena hari ini kami anggap tidak lengkap kedua belah pihak, atau tidak hadir satu pihak maka kami anggap pertemuan kali ini (mediasi) tidak berlangsung sesuai dengan rencana, karena itu kami tunda," ucap Suamba.
Lebih lanjut, Suamba menegaskan bahwa Nyoman Wiriyanto dan Dewa Wiwin adalah kader Golkar, sehingga pihaknya harus mendengar baik dari Nyoman Wiriyanto dan Dewa Wiwin, tidak bisa hanya dari satu pihak.
"Karena ini kedua belah pihak adalah kader Golkar, jadi kami tetap ingin menyelesaikan secara internal partai. Jadi kami akan tetap melanjutkan upaya mempertemukan kedua belah pihak, waktunya kami atur nanti," tandas Suamba. (*/Dinda)
Baca Juga: Qiscus Siap Hadirkan Kolaborasi Omnichannel dan Artificial Intelligence di Indonesia