Suara Denpasar- Klaim media Inggris, Daily Mail, menyatakan bahwa Keisuke Goto, seorang Wonderkid asal Jepang, sedang diminati oleh beberapa klub Eropa, termasuk Chelsea. Saat ini, Goto bermain di J2 League, yang secara menarik adalah rival dari tim Pratama Arhan.
Media Daily Mail menggambarkan Keisuke Goto, yang berusia 18 tahun, sebagai prospek yang cerah bagi masa depan sepakbola.
Melansir dari Suara.com, "Chelsea masuk dalam persaingan untuk mendapatkan prospek masa depan Jepang, Keisuke Goto. Striker berusia 18 tahun ini dianggap talenta muda terbaik di Jepang," tulis laporan Daily Mail disadur Rabu (19/7/2023).
Tidak hanya Chelsea, tetapi beberapa klub seperti West Ham, Ajax Amsterdam, Feyenoord, dan Sevilla juga dikabarkan memiliki minat terhadap penyerang berusia 18 tahun ini, Keisuke Goto.
Media telah menyebutkan bahwa beberapa klub Eropa tersebut tertarik untuk merekrut pemain muda berbakat ini ke dalam tim mereka.
Musisi Jepang Puji Kualitas Pratama Arhan
Penampilan Pratama Arhan bersama Tokyo Verdy dalam pertandingan Piala Kaisar 2023 telah mendapatkan pujian dari beberapa sosok mentereng dibidang musik.
Pemain Timnas Indonesia ini menunjukkan penampilan yang mengesankan pada laga tersebut, yang berlangsung pada Rabu, 12 Juli 2023.
Dalam pertandingan tersebut, Tokyo Verdy bertemu dengan Tokyo FC pada babak ketiga Piala Kaisar 2023. Pratama Arhan dipercaya sebagai starter dalam pertandingan tersebut dan mampu menampilkan performa yang luar biasa, sehingga mendapatkan apresiasi positif dari para musisi.
Baca Juga: Ini Sanksi Komdis PSSI untuk Asep Berlian Usai Tekel Keras Rachmat Irianto
Sosok mentereng yang memberikan pujian kepada Pratama Arhan tersebut adalah musisi kelahiran Jepang yang saat ini berkarir di Indonesia yakni Hiroaki Kato.
Dalam Instagram pribadi Pratama Arhan @pratamaarhan8. musisi kelahiran Jepang tersebut memuji kualitas anak asuh Shin Tae-yong itu dengan kata "mantul".
"Mantuuuul broooo," tulis Hiroaki Kato.
Namun terlepas dari hal tersebut, Pratama Arhan saat ini harus terus berjuang untuk mendapatkan tempat di tim utama Tokyo Verdy. Laga melawan Tokyo FC menjadi ajang pembuktian awal kepada pelatih Tokyo Verdy bahwa dirinya layak untuk masuk skuad utama. (Rizal/*)