Suara Denpasar – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir akan tindak tegas klub jika suporter mereka rusuh.
Tak tanggung-tanggung, tindakan tegas yang dimaksud adalah diberlakukannya suatu sistem yang merugikan klub.
Sistem tersebut adalah diberlakukannya pengurangan poin untuk klub yang suporter-nya bertindak anarkis dan rusuh.
Dikabarkan kebijakan baru PSSI itu akan diberlakukan tahun depan, menindak beberapa kasus suporter rusuh mengotori wajah Liga 1 Indonesia.
Erick Thohir menyampaikan bahwa sistem pengurangan poin itu belum diberlakukan untuk musim ini.
Akan tetapi sosok yang menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu menyampaikan bahwa sistem tersebut rencananya akan diberlakukan tahun depan.
“Tentu apa yang sudah kami sepakati dengan LIB (Liga Indonesia Baru) belum mencakup pengurangan poin untuk klub-klub. Tapi saya yakin di tahun depan bisa diberlakukan. Karena sekarang musimnya sudah jalan, dikutip Suara Denpasar dari akun instagram @suksesbola pada Minggu, (23/7/2023).
Kerusuhan oknum suporter dari beberapa klub tertentu memang menjadi masalah, bukan hanya rusaknya fasilitas stadion, tapi juga bisa menimbulkan kehilangan nyawa.(Rizal/*)