Kalah Jauh, Prabowo Subianto Ungguli Elektabilitas Ganjar Pranowo pada Juli 2023

Suara Denpasar

Senin, 31 Juli 2023 | 17:10 WIB
Kalah Jauh, Prabowo Subianto Ungguli Elektabilitas Ganjar Pranowo pada Juli 2023
Kalah Jauh, Prabowo Subianto Ungguli Elektabilitas Ganjar Pranowo pada Juli 2023

Suara Denpasar –  Menjelang Pilpres 2024 yang akan digelar 200 hari lagi, Calon presiden Prabowo Subianto disebut unggul dari Ganjar Pranowo.

Selisih jarak antara Prabowo dan pesaingnya Ganjar Pranowo pun tampak kian melebar. Bahkan, jarak elektabilitas Prabowo dengan Ganjar mencapai hingga dua digit. Hal ini disampaikan dalam pemaparan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

"Jarak elektabilitas Prabowo dengan Ganjar semakin lebar. Sampai dua digit," kata Peneliti LSI Denny JA Hanggoro Doso Pamungkas saat rilis hasil surveinya dikutip dari kanal Youtube LSI Denny JA Official pada 31/7/2023.

Adapun survei dilakukan pada rentang waktu 3-15 Juli 2023 dengan metode sampling multi-stage random sampling dan jumlah responden sebanyak 1.200 di seluruh Indonesia. Kemudian teknik pengumpulan data yakni wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

Untuk margin errornya sendiri mencapai kurang lebih 2,9 persen. Selain itu, survei juga dilengkapi dengan riset kualitatif seperti analisis media, in-depth interview, expert judgement dan focus group discussion.

Disampaikan oleh Hanggoro bahwa jarak elektabilitas di bulan Juli 2023 antara Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo mencapai 10.4 persen. Elektabilitas Prabowo Subianto sebesar 52 persen sedangkan Ganjar sebesar 41,6 persen.

"Selisih elektabilitas head to head Prabowo vs Ganjar semakin melebar. Bulan Juli 2023, selisih semakin melebar menjadi 10,4 persen untuk keunggulan Prabowo," paparnya.

Lebih lanjut, Hanggoro juga menyebutkan bahwa tren elektabilitas Prabowo menanjak dan Ganjar mengalami naik-turun. Ini terlihat dari tracking survei tahun 2023 sejak Januari, Mei, Juni hingga Juli.

Pada bulan Januari 2023, elektabilitas Prabowo 38,5 persen. Mei naik menjadi 44,5 persen. Juni naik kembali menjadi 50,4 persen, dan Bulan Juli naik menjadi 52 persen.

baca juga

Sedangkan elektabilitas Ganjar pada bulan Januari 2023 sebesar 43,1 persen. Mei turun menjadi 38,1 persen. Juni berhasil rebound menjadi 43,2 persen. Akan tetapi Juli turun menjadi 41,6 persen.(Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunjungi Rumah Prabowo, Ini Tujuan Politisi PDI Perjuangan, Beda Sikap dengan Partai?

Kunjungi Rumah Prabowo, Ini Tujuan Politisi PDI Perjuangan, Beda Sikap dengan Partai?

Denpasar | Selasa, 18 Juli 2023 | 21:01 WIB

Prabowo Subianto Beri Tawaran Persija Latihan Gratis di Akademi Sepak Bola Miliknya: Tebus Hutang pada Jakarta

Prabowo Subianto Beri Tawaran Persija Latihan Gratis di Akademi Sepak Bola Miliknya: Tebus Hutang pada Jakarta

Denpasar | Minggu, 16 Juli 2023 | 20:48 WIB

Dedi Mulyadi Ungkit Peran Prabowo Subianto Bebaskan TKW Asal NTT yang Dihukum Mati

Dedi Mulyadi Ungkit Peran Prabowo Subianto Bebaskan TKW Asal NTT yang Dihukum Mati

Denpasar | Selasa, 11 Juli 2023 | 12:30 WIB

Awas Pak Jokowi, Jebakan Betmen Gibran Calon Wakil Presiden Prabowo

Awas Pak Jokowi, Jebakan Betmen Gibran Calon Wakil Presiden Prabowo

Denpasar | Kamis, 06 Juli 2023 | 10:08 WIB

Terkini

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:46 WIB

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:29 WIB

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:23 WIB

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:05 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Banten | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:48 WIB

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:42 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:41 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB