Suara Denpasar - Meski mengaku percaya bahwa Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo atau Jokowi akan bijak dalam setiap langkahnya. Wacana maupun kasak-kusuk yang bakal menyandingkan anak sulungnya. Yakni Gibran Rakabuming Raka yang saat ini menjabat Wali Kota Solo sebagai calon wakil presiden Prabowo Subianto.
Namun, Denny Siregar tetap memberikan peringatan kepada "junjungannya" tersebut. "Ini jebakan betmen yang sangat berbahaya yang akan mengubah semua persepsi positif banyak orang tentang Jokowi menjadi negatif luar biasa," kata penggiat media sosial tersebut dikutip dari kanal Youtube @Cokro TV dengan judul "Denny Siregar: PAK JOKOWI, HATI-HATI JEBAKAN BETMEN!", Kamis 6 Juli 2023.
Pandangannya, langkah yang mendekatkan Gibran dengan Prabowo itu adalah taktik dari lawan politik dari Jokowi.
Apalagi, manuver untuk merayu Gibran sebagai calon wakil presiden dalam Pilpres 2024 nanti mulai terlihat.
Dia juga menjelaskan, sejatinya pihak Prabowo mengetahui dari segi usia Gibran belum cukup umur. Di mana, syarat menjadi calon wakil presiden minimal 40 tahun. Sedangkan, Gibran yang kelahiran 1 Oktober 1987 saat ini baru berusia 35 tahun.
Demikian, Gerindra lewat kadernya menggugat melalui Mahkamah Konstitusi (MK) dan diketuai oleh saudara ipar Jokowi. Di mana, pada 5 Juli 2023 , MK akan mengambil keputusan tentang gugatan batas usia Capres dan Cawapres. Bila, gugatan kader Gerindra itu gol. Maka, Gibran kemungkinan besar akan menjadi cawapres dari Prabowo.
Bila ini terjadi, dampaknya akan mencoreng nama baik dari Jokowi. Mengingat, akan muncul narasi bahwa Jokowi melegalkan politik dinasti. Hal inilah yang harus diamati dan dicermati oleh Jokowi ke depannya. ***