Suara Denpasar – Polisi dapat dukungan dari netizen terkait kasus dugaan penipuan yang mengaitkan nama seorang motivator terkenal, Mario Teguh.
Mario Teguh yang merupakan motivator terkenal di Indonesia dengan kata-kata indah di setiap pesan motivasi yang disampaikannya.
Dirinya kerap disanjung-sanjung, bahkan banyak quots-quots miliknya tersebar di sosial media.
Namun kini nama motivator Mario Teguh itu terancam, pasalnya ada sepasang suami istri yang mengaku tertipu kerja sama bisnis.
Sepasang suami istri itu mengaku alami kerugian 1 miliar rupiah usai bergabung dalam bisnis robot tradding atas ajakan pihak sang motivator tersebut.
Sang istri bahkan sambil menangis mengaku menyesal tertarik dengan ajakan bisnis itu, karena bisnis tersebut suaminya yang merupakan seorang pengusaha itu mengalami kerugian besar.
“Saya merasa menyesal saja angkat telponnya waktu itu, jadi, demi Allah saya tuh merasa bersalah sama suamiku gitu jadi kaya gini gitu lho,” ungkapnya menangis, dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu, (2/7/2023).
Suaminya kemudian menjelaskan bahwa baru saja ia menyimpan uang untuk investasi robot tradding yang digembor-gembor oleh sang motivator, tidak lama kemudian perusahaan itu tutup.
Berdasarkan pengakuan sang suami yang mengaku korban, Mario sempat menyampaikan bahwa perusahaan tersebut akan aman dalam jangka waktu yang cukup lama.
“Ketika acara itu Mario Teguh ngejelasin panjang lebar, perusahaan ini bakal aman 10 tahun lagi segala macem lah, nah otomatis kan kami-kami istilahnya calon investor yang merasa punya uang kan berani masukin lagi,” jelasnya.
Dalam podcast itu sepasang suami istri tersebut menceritakan banyak hal, pihaknya mengklaim sudah ditipu oleh motivator tersebut.
Sementara itu, pada kolom komentar banyak netizen yang menuliskan komentar mereka.
Salah satunya ialah pemilik akun YouTube @AriMj, ia menyampaikan dukungan kepada polisi untuk memberantas oknum sindikat penipu.
“Kami mendukung pembererantasan oknum sindikat penipu di Indonesia, semangat pak polisi!,” tulisnya.
“Saya dulu cukup kagum sama Mario Teguh untuk memotivasi orang-orang, tapi begitu melihat kasus anaknya yang tidak diakui dan melihat bagaimana cara Mario menghindari dan membuat alasan untuk argumentasinya, saya merasa orang ini sebagai motivator sudah tidak bisa dipercaya lagi hingga sekarang!,” timpal akun @bekasiblis9540. (*/Ana AP)