Suara Denpasar- Tagar #AjiOut menjadi viral di berbagai platform media sosial menyusul serangkaian hasil buruk yang dialami oleh tim kebanggaan warga Surabaya dalam Liga 1 musim 2023/2024.
Dalam enam pertandingan terakhir, Persebaya hanya mampu meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan, yang membuat mereka tercecer di peringkat tiga dari bawah dalam klasemen dan masuk zona degradasi.
Ketidakpuasan dan kekecewaan dari para suporter Persebaya mencapai puncaknya setelah kekalahan telak saat menjamu Persikabo 1973 dengan skor 1-2.
Pertandingan tersebut bukan hanya mempertontonkan kekalahan tim, tetapi juga memberikan kesan bahwa performa Persebaya tengah mengalami penurunan drastis.
Meski manajemen tim memilih untuk tidak memecat pelatih Aji Santoso, tagar #AjiOut menggema di jagat media sosial, lantaran netizen mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kinerja pelatih tersebut.
Kinerja buruk Persebaya dalam beberapa pertandingan terakhir telah mengundang kritik tajam dari publik.
Dengan hanya mengumpulkan lima poin dari target tujuh poin dalam enam pertandingan, ada tekanan besar pada manajemen tim untuk mengambil tindakan yang sesuai untuk menghadapi tantangan ini.
Dalam situasi yang sulit ini, manajemen akhirnya mengambil keputusan strategis untuk memberikan istirahat kepada Aji Santoso, meskipun belum memutuskan untuk memecatnya secara resmi.
Meskipun manajemen memilih untuk memberikan kesempatan kepada Aji Santoso untuk memulihkan tim, keputusan tersebut juga mencerminkan ketidakpuasan yang mendalam terhadap performa tim saat ini.
Menitikberatkan pada istirahat bukan pemecatan juga menunjukkan pertimbangan bahwa Aji Santoso memiliki potensi sebagai seorang pelatih yang mampu membawa tim menuju kesuksesan.
Dengan tim terbenam di zona degradasi dan rentang pertandingan yang semakin ketat, Persebaya memiliki tantangan besar untuk membalikkan situasi.
Pertandingan mendatang melawan Bhayangkara FC dan Persita Tangerang akan menjadi ujian kritis bagi tim untuk membuktikan perubahan positif di bawah arahan pelatih sementara, Uston Nawawi.
Manajemen tim juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para suporter yang selalu memberikan dukungan penuh. Harapan besar masih mengelilingi tim Persebaya, dan dengan kerja keras dan dedikasi, mereka memiliki potensi untuk bangkit dari keterpurukan dan kembali ke jalur yang diharapkan.
Meskipun tagar #AjiOut menggema, langkah strategis yang diambil oleh manajemen menunjukkan bahwa segala opsi sedang dipertimbangkan untuk membawa Persebaya kembali meraih kejayaan di lapangan hijau. (*/Dinda)