Suara Denpasar - Kunjungan wisatawan asing ke Bali semakin meningkat. Bahkan dalam sehari bisa tembus 18 ribu pengunjung.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi atau Kabid TPI Bandara Ngurah Rai, Raja Ulul Azmi saat ditemui Suara Denpasar di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (7/8/2023).
"Penumpang yang luar biasa saat ini, sekali datang itu bisa sampai 18 ribu perhari, keluar juga sekitar 18 ribu. Datang dan keluar itu masing-masing bisa sekitar 18 ribu perhari," kata Raja.
Raja menjelaskan, banyaknya kunjungan WNA ke Bali tersebut membuat pihaknya harus bekerja sangat ekstra. Terutama saat ada pesawat yang mendarat dengan selisih waktu yang tipis sehingga menimbulkan antrean panjang di pintu pemeriksaan Imigrasi TPI Bandara Ngurah Rai.
Untuk menimilasir antrean panjang sekaligus peningkatan pemeriksaan dokumen, Raja mengatakan saat ini pihaknya sedang memprogramkan sebuah sistem yang diberi nama Autogate.
Dijelaskan, Autogate merupakan sarana pemeriksaan Keimigrasian melalui pintu perlintasan otomatis bagi setiap WNI atau Warga Negara Indonesia maupun WNA atau Warga Negara Asing yang berkeinginan akan masuk dan keluar wilayah Indonesia.
"Sebenarnya ini program pusat (Dirjen Imigrasi), jadi biar nanti untuk penumpang supaya tidak terjadi antrean akan di adakan namanya Autogate. Jadi akan ada 60 Autogate yang akan di pasang," imbuhnya.
Lebih lanjut Raja mengatakan, fungsi dari mesin Autogate tersebut selain mempercepat pemeriksaan, mesin tersebut akan secara otomatis mendeteksi penumpang yang masuk dalam daftar pencekalan maupun penangkalan.
"Untuk membuka pintu tersebut, terlebih dulu diperlukan prosedur pemindaan paspor, lalu letakkan halaman biodata paspor pada mesin scanner."
Baca Juga: Masuk Grup 'Jual Ginjal', Imigrasi Ngurah Rai Bali Cekal 3 WNI ke Luar Negeri
"Selanjutnya, ada proses autentifikasi terdiri dari pemindaan sidik jari dan wajah yang tersedia pada peralatan Autogate. Setelah selesai verifikasi, maka pintu Autogate akan terbuka otomatis," tutupnya. (*/Ana AP)