Suara Denpasar – Jakarta International Stadium digadang-gadang bakal menjadi venue pembukaan Piala Dunia U-17 ada akhir tahun nanti.
Namun, kondisi rumput di Jakarta International Stadium (JIS) yang diklaim tak sesuai dengan standar FIFA membuatnya harus diganti. Bahkan kini kabarnya pihak FIFA sudah mulai pembongkaran rumput di JIS.
Selain dibongkar, beredar kabar perwakilan dari FIFA juga menemukan keanehan yang berada di bawah tanah rumput JIS.
Kabar tersebut diunggah oleh akun YouTube Pakde TV pada Sabtu (8/7/2023) lalu. Video berdurasi sekitar sepuluh menit tersebut ramai dan telah ditonton lebih dari 62 ribu pengguna YouTube.
“FIFA Bongkar Rumput Stadion JIS, Benda Aneh Ditemukan Dibawah Tanah!!!” begitu judul yang tertera pada unggahan tersebut.
Unggahan video itu juga dilengkapi dengan thumnail suasana stadion dan tampak para pekerja yang sedang mengerjakan rumput.
“Breaking News, Rumput Stadion JIS Dibongkar, Perwakilan FIFA Temukan Keanehan Di Bawah Tanah,” begitu keterangan yang tertulis pada thumnail.
Lantas benarkah klaim informasi pada unggahan tersebut?
CEK FAKTA
Baca Juga: Drama JIS: Raih 3 Rekor MURI, hingga Diklaim Tak Standar FIFA oleh Pemerintah
Setelah dilakukan penelusuran, video tersebut hanya berisi potongan-potongan video insfrastruktur yang ada di JIS dan proses pembangunan pada era Gubernur Anies Baswedan.
Selain itu, narrator dalam unggahan tersebut hanya menjelaskan mengenai polemic ketidaklayakan JIS untuk venue Piala Dunia U-17 lantaran kondisi infrastruktur yang tak sesuai. Seperti akses jalan masuk kendaraan bis yang susah, akses kendaraan umum yang sulit hingga kondisi rumput yang tak sesuai.
Tidak dijelaskan sama sekali mengenai proses pembongkaran rumput di dalam JIS seperti yang tertera pada judul dan thumnail. Tak hanya itu, video tersebut juga tidak menyinggung sama sekali mengenai keanehan di bawah tanah yang ditemukan oleh pihak perwakilan FIFA saat meninjau JIS.
Sementara itu, melansir dari Antaranews Ketum PSSI Erick Thohir menyebut perwakilan FIFA baru akan kembali ke Indonesia pada 26 Agustus mendatang. Hingga saat itu, pihak PSSI maupun pemerintah belum melaksanakan renovasi apapun pada stadion-stadion yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17.
KESIMPULAN
Dengan demikian dapat disimpulkan klaim informasi pada video tersebut adalah hoax lantaran judul dengan informasi yang disampaikan tidak sesuai. (*/Ana AP)