Suara Denpasar - Gelandang muda Persebaya Risky Dwiyan dipastikan absen pada laga Persebaya melawan PSM Makassar mendatang. Hal ini disebabkan karena pemain muda ini mengalami cedera yang amat serius di bagian tulang belakang.
Dilansir dari laman resmi Persebaya, cedera ini terjadi saat latihan. Disebutkan bahwa Rizky sempat melompat dan berusaha menyundul bola. Namun sayang, kepala Risky tidak pas mengenai bola saat heading.
”Nah, pas landing dari menyundul bola itu, tulang belakang mengalami hentakan. Risky mengalami shock spinal cord injury,” jelas dr Ahmad Ridhoi, dokter tim Persebaya dilansir dari website resmi klub.
Selama perawatan, kaki dan tangan Rizky disebut mengalami penurunan indera karena kehilangan rasa. Opsi operasi yang berisiko berat pun sempai diajukan. Namun, operasi akhirnya urung karena kondisi Rizky disebut membaik.
Kabar penurunan indera ini pun akhirnya sampai ke para penggemar. Beberapa penggemar turut prihatin dengan kondisi Rizky. Mereka juga memahami bahwa cedera tersebut bisa meningkatkan risiko kelumpuhan.
“Bahaya tulang belakang saraf lur. Mangkane biyen jaman sekolah gak oleh narik kursine koncoe pas ape lungguh, resikone yo iki, isok2 lumpuh. Alhamdulillah beritane wes isok gerak saraf tangan dan kaki,” ujar akun @fauziii.26 di kolom komentar Instagram @persebayafans.27.
Selain Risky Dwiyan, pemain Persebaya lainnya, Paulo Victor juga dipastikan absen pada laga berikutnya. Victor mengalami cedera hamstring saat laga menghadapi Persita Tangerang beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Kapten Persebaya Surabaya, Zee Valente sudah terlebih dahulu cedera sehingga harus absen saat melawan Persita. Meski ia sudah bergabung dengan latihan, namun belum bisa dipastikan apakah pemain asal Portugal ini akan memperkuat skuat Persebaya saat melawan PSM Makassar mendatang.
Dengan absennya 2 pemain kunci ini, pelatih sementara Persebaya Surabaya, Uston Nawani disebut sedang pusing mengatur strategi. Pasalnya, Persebaya harus kembali memenangkan pertandingan di Liga 1 agar posisinya aman dari zona degradasi. (*/Ana AP)