Suara Denpasar - Kursi pelatih Persebaya Surabaya masih kosong setelah ditinggalkan oleh Aji Santoso beberapa waktu lalu. Hengkangnya pelatih asal Malang ini ditengarai karena secara berturut-turut ia gagal mempersembahkan kemenangan untuk Persebaya.
Persebaya pun saat ini terpaksa harus digawangi sementara oleh Uston Nawawi. Di tangan Uston Nawawi, Persebaya Surabaya sukses mencetak hattrick dengan kemenangan tiga kali secara berturut-turut.
Uston Nawawi pun banjir pujian dan diharapkan Bonek bisa memimpin Persebaya. Sayangnya, harapan ini pupus karena Uston Nawawi terganjal lisensi.
Lantas, siapa yang menggantikan Aji Santoso?
Menurut beberapa rumor yang berkembang, salah satu kandidat kuat pelatih pengganti Persebaya Surabaya adalah Divaldo Alves. Rumor ini pun diumumkan lewat Instagram @suksesbolatransfer pada Selasa (22/08/2023).
“Persebaya kabarnya sudah deal lisan dengan mantan pelatih Persik Kediri, Divaldo Alves,” tulis caption di kolom Instagram tersebut.
Diketahui, saat ini Divaldo Alves berstatus tanpa klub setelah lepas dari Persik Kediri beberapa bulan lalu. Sebelumnya, pelatih kelahiran 1978 ini juga sudah pernah melatih Persebaya 1927 pada musim tahun 2011 hingga 2012 silam.
Rumor penunjukan Divaldo Alves ini pun disambut sinis oleh Bonek. Mereka menilai bahwa kualitas Divaldo Alves masih jauh di bawah Aji Santoso.
“Mendingan Aji daripada iki,” tulis akun Instagram @weny845.
“Hadeh malah iki. Padahal iki ambe Coach Aji Sek Apik Coach Aji. Berhemat maneh? Ya Allah,” ujar @esgelapamuda di kolom komentar Instagram @psbynews pada Senin (20/08/2023)
Karena dianggap berhemat, Bonek pun tak segan mengkritik manajemen Persebaya Surabaya
“Manajemene golek paket hemat,” sindir akun @rizky_zee27.
Sementara itu, Aji Santoso kini sudah diumumkan resmi bergabung dengan Persikabo 1973. Berbeda dengan Divaldo Alves yang “ditolak” oleh Bonek, Aji Santoso justru mendapatkan sambutan hangat dari para pendukung Persikabo 1973. (*/Dinda)