Suara Denpasar - Persebaya Surabaya selalu mendapat dukungan penuh dari suporternya, Bonek Mania. Salah satunya dengan antusiasme para Bonek mendukung langsung klub kesayangan mereka itu dengan hadir ke tribun.
Namun sayangnya, militansi tersebut harus menuai kekecewaan lantaran maraknya penipuan tiket pertandingan Persebaya yang viral di media sosial.
Melansir dari Instagram @persebayafans.27, diungkap banyak Bonek yang tertipu penjualan tiket Persebaya melawan PSS Sleman lalu.
Bahkan, disebutkan pula jika sang penipu kerap menggunakan "seduluran" atau persahabatan antarsuporter sebagai kedok melakukan penipuan.
Kronologi Penipuan
Melansir dari Instagram yang sama, disebutkan bahwa kronologi awal penipuan terjadi yakni ketika Bonek membeli tiket palsu dari Yonek (admin akun Instagram Bonek for Persebaya). Tiket dibeli dengan harga 100.000 per tiket, tapi dijual dengan harga 140.000 per tiket.
Untuk keuntungan yang didapatkan, berdasarkan jumlah tiket yang disita yakni dari barang bukti 95 tiket, maka sebesar Rp3.876.000,-.
Bonek tersebut mengaku alasan membeli dari Yonek yakni karena suda terbiasa dan tiket mengaku akan diberikan di Stadion Maguwoharjo.
Meskipun kronologi ini viral, hingga kini tampaknya belum ada yang membawa ke jalur hukum mengenai masalah ini.
Baca Juga: Jelang Tugas Akhir Uston Nawawi, Calon Pelatih Baru Persebaya Ikut Pantau Bajul Ijo dari Tribun?
Penipuan Hingga Ratusan Juta
Melansir dari Instagram @kitabonek, mereka mengunggah beberapa identitas terduga pelaku penipuan, tapi tak hanya berkaca pada kasus saat kontra PSS Sleman saja.
Misalnya untuk kasus penipuan tiket di laga Persebaya vs Persija pada 5 April 2023, terduga pelaku Jeki/Cak Jekz membuat kerugian sebesar puluhan juta rupiah. Sedangkan untuk laga Persebaya vs Persija pada 18 Juni 2023, terduga pelaku Anggi Willie (Bossgenk) membuat kerugian sebesar ratusan juta rupiah.
Terbaru, terduga pelaku Yonek (Bijim untuk Loro) membuat kerugian hingga puluhan juta untuk laga PSS Sleman vs Persebaya.
Meskipun sudah sangat meresahkan Bonek, hingga kini belum diketahui apakah sudah ada tindakan dari manajemen Persebaya mengenai viralnya kasus penipuan tiket ini. (*/Dinda)