Aturan Label Nutri Level GGL Berlaku, Pemerintah Beri Masa Transisi 2 Tahun untuk Industri

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 18 April 2026 | 12:22 WIB
Aturan Label Nutri Level GGL Berlaku, Pemerintah Beri Masa Transisi 2 Tahun untuk Industri
Level Nutrisi Minuman Tinggi Gula, Garam dan Lemak (GGL). (Kemenkes)
baca 10 detik
  • Pemerintah beri masa transisi 2 tahun untuk penerapan label nutrisi GGL.

  • Industri terancam sanksi pencabutan izin jika melanggar aturan label gizi baru.

  • Kebijakan ini bertujuan menekan angka penyakit tidak menular dan beban BPJS.

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI memberi waktu 2 tahun untuk industri secara perlahan menerapkan pencantuman level nutrisi untuk kemasan dan daftar menu pangan siap saji dan minuman yang mengandung gula, garam, dan lemak (GGL).

Waktu 2 tahun diberikan untuk tahap edukasi sejak aturan pencantuman label gizi ditetapkan oleh Kemenko PMK. Setelahnya, industri bakal diberikan sanksi jika belum mencantumkan label level nutrisi.

"Ada sanksi, ada sanksi pasti. Sanksinya mulai dari teguran sampai pencabutan (izin). Sebenarnya kan itu nanti kita bangun sih sanksinya apa, gitu. Jadi nanti itu tahapannya, sekarang edukasi ya," ujar Direktur Penyakit Tidak Menular (PTM) Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi dalam acara diskusi media oleh PT Kalbe Farma pada Jumat (17/4/2026).

dr. Nadia menambahkan, jika Kemenko PMK nantinya akan menetapkan batas maksimal GGL dalam pangan olahan termasuk minuman berpemanis. Dari batasan ini nantinya akan jadi panduan nilai nutri level GGL yang diperbolehkan dalam pangan siap saji dan minuman berpemanis.

Arti Warna 4 Level Nutrisi Minuman Tinggi Gula, Garam dan Lemak. (Kemenkes)
Arti Warna 4 Level Nutrisi Minuman Tinggi Gula, Garam dan Lemak. (Kemenkes)

"Karena kan di PP bunyinya gitu ya, harus ada batas maksimum ditetapkan oleh Kemenko PMK. Jadi setelah ditetapkan Kemenko PMK masih ada grace period-nya (2 tahun) lagi tuh, gitu. Jadi benar-benar kita memberi kesempatan industri pelan-pelan," papar dr. Nadia.

Di sisi lain, dr. Nadia memahami keresahan pihak industri yang saat ini tengah berada di situasi ekonomi yang kurang stabil. Sehingga harapannya dengan aturan perlahan ini bisa membuat industri beradaptasi dengan sistem kemasan.

Selain itu, Kemenkes RI juga membebaskan pemilihan laboratorium terakreditasi untuk tempat pengujian jumlah kandungan GGL produk industri. Sehingga tidak perlu ada laboratorium yang ditunjuk khusus oleh pemerintah.

Arti Warna 4 Level Nutrisi Minuman Tinggi Gula, Garam dan Lemak. (Kemenkes)
Arti Warna 4 Level Nutrisi Minuman Tinggi Gula, Garam dan Lemak. (Kemenkes)

Sebagai informasi, Kemenkes RI baru saja menerbitkan aturan pencantuman label gizi berupa level nutrisi pada pangan siap saji, khususnya minuman berpemanis. Level nutrisi ini dibagi dalam 4 nilai A, B, C, dan D yang diwakili oleh 4 warna selayaknya lampu merah.

Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026.

baca juga

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kebijakan ini diambil sebagai upaya edukasi untuk mencegah konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) yang berlebih sehingga menimbulkan berbagai risiko penyakit tidak menular, termasuk obesitas, hipertensi, penyakit kardiovaskular, stroke, dan diabetes tipe 2.

Sebagai ilustrasi, 4 penyakit yang menyebabkan beban pembiayaan terbesar BPJS terkait dengan konsumsi GGL yang berlebihan. Sebagai contoh, beban pembiayaan untuk gagal ginjal naik lebih dari 400% menjadi Rp 13,38 triliun di tahun 2025 dari hanya Rp 2,32 triliun di tahun 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari

Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 18:15 WIB

Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D

Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Terkini

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 20:06 WIB

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:56 WIB

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:55 WIB

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:53 WIB

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Bola | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

News | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:50 WIB

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:48 WIB

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

×