Suara Denpasar - Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo menjelaskan jika pemerintah kota akan segera melengkapi kekurangan yang ada pada Stadion Manahan, Solo.
Diketahui jika ada beberapa catatan yang diberikan oleh FIFA setelah mereka melakukan pengecekan terhadap Stadion Manahan, Solo.
Mendengar adanya catatan yang diberikan FIFA untuk Stadion Manahan, Solo maka Gibran tak tinggal diam.
"Kami segera melengkapi yang menjadi catatan FIFA, seperti kekurangan meja furnitur segera dipenuhi saja," kata Gibran Rakabuming Raka, yang dikutip dari laman resmi SuaraSurakarta.id atau Surakarta.suara.com, Rabu (30/8/2023).
Gibran Rakabuming Raka meninjau jika terdapat kekurangan pada fasilitas maupun furnitur yang diharapkan dapat segera dilengkapi oleh Pemerintah setempat baik Pemerintah kota Surakarta maupun dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Sedangkan, mengenai Closed Circuit Television (CCTV) maupun platform kamera yang terpasang di tribun penonton juga dapat digunakan sebagai pelengkap prasarana.
"Selama melengkapi pekerjaan penambahan fasilitas catatan dari FIFA, tidak mempengaruhi jadwal pertandingan Piala AFC U-23 di Solo," ujar dia.
Pemkot Solo sebelumnya menjelaskan hasil penilaian tim dari FIFA ketika melakukan pengecekan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, dalam mempersiapkan penyelenggaraan Piala Dunia U-17.
Selain itu, penambahan platform kamera yang ada di tribun menjadi tugas Kementerian PUPR.
Baca Juga: Sambangi Stadion Manahan Solo, FIFA Soroti Tribun Railing hingga Sumur Stadion
"Kami pemerintah kota menganggarkan furnitur dan platform kamera di ruang konferensi pers yang harus ada platform kamera," terang Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkot Surakarta Rini Kusumandari.
Menurutnya, FIFA menyoroti mengenai pagar tribun yang mengganggu pemandangan yang ada di depan ruang VIP yang diinginkan untuk dipotong.
Selain itu, masih minimnya sejumlah furnitur maupun perabotan yang ada tentunya menjadi catatan FIFA.
Khusus furnitur sudah menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Kota Surakarta, namun untuk yang fisik menjadi tanggung jawab langsung dari Kementerian PUPR. (*/Dinda)