Suara Denpasar - Zahra Muzdalifah beberkan borok sepak bola di Indonesia. Hal ini diungkapkan dirinya secara blak-blakan saat diwawancarai sebuah media Jepang.
Mantan pemain Persija putri yang saat ini tengah memulai karier di Jepang itu mengatakan, masalah terbesar perkembangan sepak bola wanita Indonesia ialah tidak adanya kompetisi profesional.
"Tidak ada liga sepak bola wanita di negara saya (Indonesia). Bagaimana saya bisa meningkatkan keterampilan saya tanpa liga?" ungkap Zahra sebagaimana dikutip dari kanal YouTube WE League, Minggu (3/9/2023).
Menurut pemain berusia 22 tahun tersebut, tidak adanya kompetisi wanita di negaranya menjadi alasan utama dia nekat hijrah ke luar negeri.
"Tidak ada kompetisi, hanya berlatih dengan pemain pria. Itu sebabnya saya ingin pergi ke luar negeri," katanya.
Sebelum datang ke Jepang, ia pun mengaku sempat bermain sepak bola di bawah Inggris selama empat bulan. Dari sanalah, ia mulai mendapat banyak pengalaman hingga akhirnya dapat tawaran dari klub wanita Cerezo Osaka Ladies di ajang WE League 2023/2024.
Meski senang dan bangga, namun Zahra berharap akan ada banyak orang terutama wanita di Indonesia yang mendapat kesempatan sama seperti dirinya.
"Tentu saja saya senang dan bangga menjadi orang seperti itu, tapi saya ingin lebih banyak orang menjadi seperti ini, bukan hanya saya," katanya.
Oleh karena itu, dengan bergabungnya ia bersama klub asal Jepang, Zahra berharap hal ini dapat membuka jalan bagi masyarakat Indonesia agar bisa berkarier di luar negeri.
"Saya ingin mengubah sesuatu menjadi lebih baik. Alasan mengapa saya datang ke luar negeri seperti ini adalah untuk membuka pintu dan peluang bagi banyak masyarakat Indonesia untuk bermain di luar negeri," ujarnya.
Beredarnya kritikan Zahra soal tidak adanya liga wanita ini rupanya turut memantik para pecinta sepak bola berkomentar.
Tak sedikit dari mereka yang bahkan kini menyebut Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI tidak peduli akan sepak bola Indonesia, melainkan hanya memperhatikan soal popularitasnya saja.
"Dari awal kan emang @erickthohir kagak peduli sepak bola, tapi sama popularitas," kata akun bernama @jurigjampang dalam kolom komentar cuitan unggahan Twitter @indosupporter.
Bahkan, mereka menilai tidak ada perubahan yang dirasakan dari PSSI hingga ada juga yang langsung meminta Erick Thohir supaya mulai membangun liga wanita.
"@PSSI organisasi tua yg gitu-gitu aja.. Pak @erickthohir masak kalah sama yang dulu-dulu pak" kata akun @gigihprakoso211