Suara Denpasar - Stadion Jatidiri yang saat ini jadi markas PSIS Semarang dipuji setinggi langit oleh beberapa pengamat sepak bola Indonesia.
Pujian pertama datang dari Labieb Sadat, seorang pengamat sepak bola yang kerap menjadi komentator pertandingan di televisi.
Rasa kagumnya itu diungkapkan seusai dirinya menyambangi stadion Jatidiri. Hal ini ia katakan melalui akun Twitter pribadinya @labiebsadat.
"Setelah beberapa waktu lalu ke Stadion Sultan Ibrahim di Johor Baru, pada pekan ke-11 Liga 1 Indonesia saya kembali menyambangi sebuah stadion yang menurut saya harus mendapatkan spotlight khusus. Ya, stadion Jatidiri Semarang mencoba menawarkan sesuatu yang baik secara hospitality & stadium view," kata pria berusia 30 tahun itu.
"Mulai dari ring-2 masuk stadion yag asik sampai ring-1 yang cukup nyaman karena banyak pintu tribun yang dibuka sehingga memudahkan akses masuk suporter," tambahnya lagi.
Tak hanya memuji soal fasilitas kesehatan dan akses stadion, ia pun menambahkan keterpukauannya akan aneka camilan yang tersedia di sana.
"Oh iya, mereka juga mencoba mandiri melalui 'jalanan ramah' di stadion. Mulai dari snack, camilan, ingga minuman segar. Oh iya, ada produk sponsor yang dibagikan gratis loh," ujarnya.
Selain Labieb Sadat, pujian terhadap markas PSIS Semarang turut diungkapkan pengamat lainnya yang kini jadi bagian dari ruang podcast sepak bola Box2Box Football yakni Aun Rahman.
Sependapat dengan Labieb Sadat, Aun Rahman juga ikut mengagumi segala fasilitas yang disediakan di Stadion Jatidiri.
"Hal yang paling keren yang saya temuin di Stadion Jatidiri kemarin: Food Booth! Bersih dan makanannya enak! Yang kayak gini jarang banget ditemuin di stadion lain di Indonesia. Karena emang harusnya excellent hospitality itu buat semua, bukan box tertentu saja," cuit Aun Rahman dalam akun Twitter pribadinya.
Kini, pujian yang dilayangkan dua pengamat sepak bola itu mendapat tanggapan dari Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi.
Seraya mengunggah kembali dua tangkapan layar pujian yang dilayangkan pegamat tersebut lewat akun Instagram pribadinya, Yoyok Sukawi pun turut mengucapkan terima kasih atas kunjungan keduanya.
"Matur suwun mas-mas ku labiebsadat @aunrahman yang udah di Jatidiri, kapan-kapan kabar yaa," kata Yoyok Sukawi dikutip dari Instagram pribadinya, Minggu (3/9/2023).
Tak mau sombong, Yoyok Sukawi justru malah pilih merendah dengan meminta semua pihak untuk mendoakan PSIS Semarang agar terus berproses memperbaiki stadion yang saat ini digunakan klubnya.
"Doakan kami supaya terus berproses melayani suporter penonton dengan baik," pungkasnya. (*)