Suara Denpasar - Persebaya Surabaya hingga kini tak kunjung mengumumkan pelatih baru mereka. Meski sempat memberi sinyal bahwa mereka sudah menemukan pelatih baru di beberapa kesempatan, sampai sekarang belum ada satupun nama yang diresmikan oleh Persebaya Surabaya.
Sepeninggal Aji Santoso, Persebaya diasuh oleh sang caretaker, Uston Nawawi. Hebatnya, Uston Nawawi berhasil mencetak rekor unbeaten atau tak terkalahkan di 5 laga terakhir di Liga 1 2023/2024.
Namun sayang, Uston Nawawi tak memiliki cukup sertifikasi pelatih untuk menjadi head coach resmi Persebaya di sisa laga Liga 1 tersebut. Sebagaimana diketahui, untuk menjadi pelatih klub di Liga 1, Uston Nawawi harus berlisensi AFC Pro.
Lantas berapa denda yang harus dibayar Persebaya jika ingin permanenkan Uston Nawawi?
Melansir dari Instagram @gozipbola, denda yang kemungkinan harus dibayar Persebaya ternyata mencapai ratusan juta rupiah.
"Nah, 1 match dendanya 100 juta. Kalau misal coach Uston mimpin September-Oktober, total ada 6 match. Berarti jika coach Uston akan dipermanenkan, otomatis denda yang dibayar nantinya sekitar 600 juta," tulis akun Instagram @gozipbola.
Jika Bajul Ijo masih mempertahankan Uston Nawawi sebagai caretake hingga bulan Oktober, maka mereka harus membayar sekitar Rp600 juta. Angka yang sangat fantastis untuk sebuah denda klub.
Menarik dinantikan siapa sosok yang akan menggantikan Aji Santoso secara resmi di Persebaya. (*/Dinda)
Baca Juga: Paul Munster Sudah Done Deal 80%, Fix Gantikan Aji Santoso Melatih Persebaya Surabaya?