Suara Denpasar - Ekonomi klub sang jawara Liga 1 musim lalu, yakni PSM Makassar tampaknya sedang dalam kondisi buruk.
Pasalnya, baru-baru ini sejumlah pemainnya mengeluhkan soal gaji yang tak kunjung dibayar oleh pihak manajemen klub. Salah satu keluhan itu datang dari dua punggawa PSM Makassar, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri.
Dalam unggahan akun Instagram-nya masing-masing, kedua kakak beradik yang saat ini membela PSM Makassar itu mengeluhkan soal gaji yang terus diundur, meski mereka terus bekerja keras.
"Kerja terus-menerus, gajian diundur terus," demikian cuplikan video TikTok yang kembali diunggah keduanya lewat Instastory @yassa_sayuri22 dan @yansayuri11, dikutip Suara Denpasar pada Kamis (14/9/2023).
Kesulitan ekonomi yang dialami sang juara bertahan Liga 1 itu tampaknya bukan isapan belaka. Sebab, kini coach Bernando Tavares pun membeberkan bahwa PSM Makassar saat ini tengah mengalami masa sulit.
Bahkan, demi membantu kondisi buruk yang dialami tim besutannya, ia sampai rela melelang beberapa barang berharga miliknya seperti polo shirt dan penghargaan Best Coach Liga 1.
Hal itu disampaikan sang pelatih kepada media. Tavares mengatakan, hasil lelang itu bukan untuk kepentingan dirinya pribadi, melainkan akan diberikan untuk membantu keuangan klubnya yang sedang pelik.
"Uangnya bukan untuk saya pribadi, uannya untuk tim dan staff. Untuk membantu mereka, karena saat ini PSM sedang dalam kondisi sulit," kata Bernando Tavares dalam sebuah video yang diunggah akun Twitter pengulas fakta sepakbola, @FaktaSepakbola, Kamis (14/9).
Unggahan itu pun sontak mengundang rasa iba dari warganet. Sejumlah netizen mengaku ikut merasa sedih dengan kondisi finansial yang tengah dihadapi PSM Makassar.
"Sedih dengernya," kata akun @speachace.
"Mengsedih," tambah akun @eljakomik.
Tak hanya itu, bahkan ada pula warganet yang menyarankan agar PSM Makassar diganjar hukuman berupa diskualifikasi atau pembubaran jikalau terus menunggak gaji tim dan staff.
"Hampir setiap musim PSM kejadian begini. Mending diskualifikasi atau dibubarin dah. Tiap musim selalu ada masalah finansial. Kasian pemain dan staff," kata akun @Fernandez8En. (*)