Suara Denpasar - Ada sejumlah pemain keturunan Indonesia yang terang-terangan ingin dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia asuhan Shin Tae Yong.
Satu nama yang cukup mencolok adalah seorang pemain keturunan Indonesia-Maroko, dan lahir di Belanda, yakni Ilias Alhaft.
Dari banyak nama pemain Eropa yang diam-diam ingin dinaturaliasi, Ilias Alhaft adalah salahsatu nama yang terang-terangan, bahkan sampai membawa bendera Merah Putih Indonesia, meskipun secara kewarganegaraan masih warga negara asing.
Hal ini dilakukan saat dirinya membawa Almere City promosi ke kasta teratas Liga di Belanda.
Lalu bagaimana sepakterjang Ilias Alhaft? dan Bagaimana peluang dia dinaturalisasi?
Usai membawa Almere City promosi, Ilias Alhaft kemudian pindah klub ke Liga di Armenia yakni FC Noah Yerevan.
Sama halnya dengan Jordy Amat, dilansir dari laman Transfermarkt, Ilias pernah masuk Timnas Belanda U-18 dan U-20.
Saat ini si pemain yang berumur 26 tahun memiliki harga pasaran sebesar Rp5,2 miliar.
Harga tertinggi dia adalah Rp5,6 miliar saat masih membela klub Belanda Almere City musim lalu.
Baca Juga: Bem Unud Tantang Bacaleg Bali Tonjolkan Gagasan Bukan Pamer Wajah Di Persimpangan Jalan
Posisi favorit Ilias Alhaft adalah penyerang sayap kanan. Di klubnya saat ini yang baru saja bergabung di awal Agustus 2023, dia sudah mencetak 1 gol dan tiga assist.
Dalam pergerakannya, Ilias Alhaft memiliki kekuatan kaki kiri atau kidal.
Saat ini si pemain masih memiliki kewarganegaraan Belanda dan Maroko.
Di Timnas Belanda U-20 dia sudah dipercaya tampil sebanyak 10 kali, dan di U-18 dia tampil sebanyak lima kali.
Total sudah 15 kali dia membela timnas Belanda kelompok umur. Hanya saja Shin tae Yong belum memanggil si pemain, meskipun terlihat di akun instagram dia sempat ada komunikasi dengan utusan PSSI Hamdan Hamedan. ***