Suara Denpasar – Arema FC berhasil menebus hasil buruk di laga Derby Jatim (Jawa Timur) melawan Persebaya Surabaya pekan lalu dengan menekuk PSS Sleman 2-1, Sabtu (30/9/2023).
Laga Arema FC vs PSS Sleman tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali pada lanjutan pekan ke-14 BRI Liga 1 2023-2024.
Dua gol Arema FC diborong oleh penyerang andalan mereka Gustavo Almeida di menit ke-45+1 dan 85 yang dua-duanya melalui eksekusi penalti.
Sementara PSS Sleman sempat memberi gol balasan di menit ke-54.
Meski menuai kemenangan, tim berjuluk Singo Edan justru dikritik oleh suporter setia mereka, Aremania.
Aremania merasa kurang puas dengan penampilan timnya meski berhasil memenangkan pertandingan. Unggul jumlah pemain setelah pemain PSS Sleman, Thales diganjar kartu merah oleh wasit di menit ke-67.
Arema FC justru tidak mampu memanfaatkan situasi keunggulan jumlah pemain dan lebih banyak tertekan oleh gempuran pemain-pemain PSS Sleman terutama di babak kedua.
Hal itulah yang kemudian membuat Aremania mengkritik penampilan Arema FC di laga melawan PSS Sleman.
“Lawan 10 pemain enggak bisa menang? why?,” kata @hidayat_94 dilansir Suara Denpasar dari laman Instagram resmi klub, @aremafcofficial, Sabtu (30/9/2023).
“Yang penting tiga poin. Tapi evaluasi permainanmu lawan 10 pemain seperti imbang,” ucap @yanuaremania.
“Walaupun menang tapi masih sedih kalau lihat permainannya seperti itu terus. Enggak enak dilihat, tertolong dapat penalti dua kali,” ujar @calvinhidayat_.
“Permainan macam apa yang dimainkan,” tutur @putroooo04.
“Lawan 10 pemain loh ini, mainnya kok seperti ini,” ucap @gentaalga. (*/Ana AP)