Suara Denpasar - Ketua panitia Musyawarah Besar (Mubes) Aktivis 98 Indonesia, Sangab Subakti meminta agar tuduhan kejahatan kemanusiaan atau Prabowo Subianto dicap sebagai penculik para demonstran 98 itu dihentikan.
Menurutnya tuduhan-tuduhan itu hanyalah narasi hitam atau kampanye negatif dari lawan politik Prabowo Subianto setiap pemilu. Ditambah dengan tidak adanya bukti bahwa Prabowo Subianto sebagai dalang dari pelanggaran HAM 98.
"Sampai detik ini tidak ada satu pun keputusan hukum baik itu hukum sipil maupun hukum militer yang menghukum Pak Prabowo bersalah atau dalam bahasa terminologi terdakwa, tidak ada. Hanya opini politik, kalau opini politik, itu permainan," ujar Sangat usai membuka Mubes Aktivis 98 Indonesia di Denpasar Bali, Jumat (13/10/2023).
"Saya sudah membongkar literasi di media dan di perpustakaan nasional di Jakarta tidak ada saya temukan satu literatur yang mengatakan Pak Prabowo bersalah tidak ada, termasuk keppres zaman Pak Habibie memberhentikan Prabowo," sambungnya.
Atas alasan tersebut, sekitar 127 aktivis 98 dari berbagai Provinsi berkumpul untuk menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Aktivis 98 Indonesia. Mubes tersebut khusus membahas strategi mendampingi Prabowo Subianto pada pemilu 2024.
Sebelumnya mereka juga telah mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo Subianto sebagai calon presiden tahun 2024. Sehingga dilanjutkan dalam Mubes guna membahas strategi-strategi menghadapi pemilu 2024 mendatang.
Sangab menegaskan pihaknya akan berupaya untuk melakukan edukasi kepada masyarakat terkait tuduhan kejahatan kemanusiaan yang terlanjur dialamatkan kepada Prabowo Subianto. Katanya itu adalah salah satu agenda serius yang dibahas dalam Mubes tersebut.
"Kami sebagai masyarakat terdidik yang punya kewajiban moral wajib mengedukasi setiap masyarakat tentang faktanya. Jadi sepanjang tidak ada yang berani menyatakan, memberikan satu dokumen resmi yang dimiliki oleh institusi negara baik itu sipil maupun militer maka saya masih percaya pada apa yang saya temukan," tandasnya. (*/Dinda)
Baca Juga: Aktivis 98 Deklarasi Prabowo Subianto jadi Capres 2024