Prabowo Subianto Berkisah Tentang Peristiwa 98, Mengaku Mendukung Reformasi

Suara Denpasar

Minggu, 15 Oktober 2023 | 06:11 WIB
Prabowo Subianto Berkisah Tentang Peristiwa 98, Mengaku Mendukung Reformasi
Prabowo Subianto Berkisah Tentang Peristiwa 98, Mengaku Mendukung Reformasi

Suara Denpasar - Prabowo Subianto akhirnya membuka suara soal peristiwa 98. Karena sejak peristiwa yang menghilangkan sejumlah aktivis saat itu, tuduhan sebagai penculik mulai dialamatkan kepadanya.

Padahal berdasarkan cerita yang disampaikan dalam pidato virtual saat Musyawarah Besar Aktivis 98 Indonesia di Bali, Prabowo Subianto mengaku memang ketika gejolak 98 dia berada dalam rezim, tetapi justru dia adalah salah satu yang mengusulkan agar adanya reformasi

"Tapi, nah ini yang banyak tidak tahu, tapi suatu saat sejarah yang akan membenarkan bahwa saya bagian dari perwira-perwira muda di dalam TNI yang memegang peran penting yang dalam hati dan praktek juga kita mendukung reformasi," ujar Prabowo Subianto saat memberikan sambutan melalui zoom meeting pada Mubes Aktivis 98 Indonesia tersebut, Sabtu (14/10/2023).

"Saya termasuk perwira yang sejak dini menganjurkan bahwa TNI keluar dari politik. Saya di dalam rezim yang menganut dan menganjurkan prinsip supremasi sipil. Saya di dalam rezim yang terus menganjurkan perlunya reformasi politik," sambungnya. 

Menurutnya bahwa setiap bangsa harus dan pasti mengalami pasang dan surut ada saat-saat penuh cobaan, gangguan dan tantangan. Tahun 98, kata dia, merupakan salah satu bagian sejarah bangsa Indonesia. Tahun 98 merupakan suatu masa peralihan dari satu masa ke masa yang lain. 

"Dari satu sistem politik ke suatu sistem politik yang lain dan tahun 98 kita kenal dan kita kenang sebagai masa reformasi. Yaitu suatu sistem politik negara yang diharap bisa direformasi lagi ke suatu sistem yang lebih demokratis, lebih berkeadilan dan memiliki tuntutan-tuntutan suatu masyarakat Madani," ujarnya.

Prabowo mengakui bahwa perjuangan aktivis 98 yang membawa dampak yang sangat besar. Yaitu suatu sistem pemerintahan yang lebih demokratis.

"Harapan dan kebutuhan reformasi menjadi sesuatu keinginan untuk lebih demokratis dan lebih bebas dan lebih penuh dengan hak-hak warga negara. Terutama hak asasi dan hak-hak sipil tentunya harus datang dengan suatu ongkos," tandasnya.(Rizal/*)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gibran Nongol Sebentar di Rakernas VI Projo Hingga Prabowo Resmi Dapat Dukungan Relawan Jokowi

Gibran Nongol Sebentar di Rakernas VI Projo Hingga Prabowo Resmi Dapat Dukungan Relawan Jokowi

Kotak Suara | Minggu, 15 Oktober 2023 | 04:30 WIB

Sambutan Prabowo di Mubes 98; Aktivis yang Dulu Dikejar tentara, Sekarang malah Dukung Mantan TNI

Sambutan Prabowo di Mubes 98; Aktivis yang Dulu Dikejar tentara, Sekarang malah Dukung Mantan TNI

Kotak Suara | Minggu, 15 Oktober 2023 | 02:30 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×