Suara Denpasar- Kebakaran TPA Suwung pada Kamis, 12 Oktober 2023 lalu hingga Jumat, 20 Oktober 2023 terpantau masih belum dapat dipadamkan total.
Asap dari dampak kebakaran TPA Suwung itu bahkan menyebabkan beberapa warga di sekitar lokasi harus mengungsi.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh tim gabungan guna memadamkan api di TPA Suwung. Mulai dengan menggunakan helikopter water bombing hingga melakukan metode injeksi untuk memadamkan api.
Dilansir dari akun resmi Humas Kota Denpasar @joyful.denpasar, Walikota Jaya Negara yang ditemui usai mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Lahan yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, pada Kamis, 19 Oktober 2023, mengatakan akan mendukung BNPB untuk menerapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC).
Rencana diterapkannya TMC ini guna menurunkan hujan dan mendukung proses pemadaman api.
Diketahui juga teknologi modifikasi cuaca itu baru bisa diterapkan jika awan sudah muncul. Sehingga dalam menerapkan teknologi itu masih menunggu rekomendasi dari BMKG untuk nantinya mendapat hasil yang maksimal.
Meski demikian, Walikota Denpasar itu mengatakan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar tetap akan mendukung upaya tersebut.
Selain berusaha dengan berbagai upaya dan teknologi, sebagai orang Bali Pemkot Denpasar dikatakan juga telah melakukan upaya niskala dengan memohon petunjuk di Pura Dalem Sakenan dan pura-pura yang berada di sekitar lokasi TPA Suwung. Hal itu dilaksanakan sebagai upaya memohon kelancaran proses pemadaman api.(Rizal/*)
Baca Juga: Anak Kandung Shin Tae-yong Kalah! Asnawi Mangkualam Lebih Dipercaya di Liga 2 Korea Selatan?