Suara Denpasar - Persija Jakarta mengalami kejadian yang sangat kontroversial dalam pertandingan melawan RANS Nusantara FC dalam pekan ke-16 BRI Liga 1 2023/2024 pada Minggu malam, 23 Oktober 2023. Gol yang seharusnya dicetak oleh Witan Sulaeman tidak disahkan oleh wasit.
Persija akhirnya kalah dengan skor 1-2 untuk RANS Nusantara FC, padahal gol yang dianulir bisa menjadi poin krusial dalam pertandingan tersebut.
Dikutip dari Suara.com, peristiwa ini terjadi menjelang akhir pertandingan, saat Persija Jakarta mendapat kesempatan tendangan pojok. Tendangan Maciej Gajos masuk ke dalam kotak penalti dan menciptakan peluang di depan gawang.
Witan Sulaeman berhasil menguasai bola dan melepaskan tendangan ke gawang. Sayangnya, bola mengenai mistar gawang sebelum akhirnya memantul ke dalam gawang dan keluar lagi. Wasit, Naufal Adya Fairuski, memutuskan untuk tidak mengakui gol tersebut.
Penyebab keputusan wasit ini masih dalam perdebatan. Kemungkinan situasi yang kacau di depan gawang RANS menghalangi pandangan wasit sehingga dia tidak dapat melihat apakah bola telah melewati garis gawang atau tidak, meskipun jelas terlihat dalam tayangan ulang bahwa bola sudah sepenuhnya masuk ke gawang.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengomentari situasi ini usai pertandingan, menyatakan bahwa ada banyak kesalahan yang terjadi dalam pertandingan tersebut dan bahwa situasi terakhir itu, menurut tayangan ulang, seharusnya dianggap sebagai gol. Dia juga mengindikasikan bahwa Persija Jakarta berencana mengajukan protes resmi terkait keputusan wasit ini.
Kekalahan ini membuat Persija Jakarta belum mencatatkan kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka dan saat ini mereka menduduki urutan ke-11 di klasemen dengan koleksi 20 poin dari 16 pertandingan.
Di sisi lain, kemenangan ini membuat RANS Nusantara FC berhasil menggeser Persib Bandung dari urutan ketiga di klasemen dengan total 29 poin, hanya terpaut tiga poin dari pemimpin klasemen, Borneo FC. (*/Dinda)
Baca Juga: Sandy Walsh Buka Suara soal Tawaran Kontrak Persija Jakarta, 'Cukup bagus'