Penalti Dianulir, Pemain Persik Kediri Intimidasi Wasit, Bagaimana Aturannya di FIFA?

Suara Denpasar

Sabtu, 28 Oktober 2023 | 10:13 WIB
Penalti Dianulir, Pemain Persik Kediri Intimidasi Wasit, Bagaimana Aturannya di FIFA?
Penalti Dianulir, Pemain Persik Kediri Intimidasi Wasit, Bagaimana Aturan FIFA? (ig @officialpersebaya)

Suara Denpasar - Dalam pekan ke-17 BRI Liga 1, Persebaya Surabaya melakoni laga tandang ke kandang Persik Kediri. Laga bertajuk derby Jawa Timur itu berlangsung sengit dengan diwarnai satu kartu merah.

Tak hanya itu, di penghujung babak pertama, para pemain Persik dan Persebaya terlibat perseteruan. Penyebabnya, adalah penalti untuk Persik Kediri yang dianulir oleh wasit.

Kejadian bermula tepat pada menjelang menit akhir babak pertama. Ketika itu wasit Zetman Pangaribuan sempat menunjuk titik putih karena Song Ui-Young dianggap melanggar pemain Persik Kediri di kotak terlarang.

Pemain Persebaya tak tinggal diam dan meminta wasit untuk mempertimbangkan visi dari asisten wasit garis yang melihat kejadian dari sudut yang lebih baik. 

Karena dianggap tidak terjadi pelanggaran di sana, wasit pun berdiskusi dengan wasit garis. Hasilnya, penalti yang akan diberikan pada Persik pun dibatalkan.

Pemain Persik yang tidak menerima keputusan itu sempat menghampiri asisten wasit dan melakukan intimidasi.

Bahkan babak pertama sempat dihentikan selama sekitar 12 menit. Namun akhirnya pertandingan dapat dilanjutkan dan babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Yang jadi pertanyaan dan perdebatan para fans bola adalah bolehkan seorang wasit membatalkan keputusan yang telah dibuatnya?

Melansir dari TheFA.com, berdasarkan aturan nomor 5 FIFA, seorang wasit memang boleh membatalkan keputusannya. Asalkan permainan belum dilanjutkan kembali.

baca juga

Hal ini sesuai dengan aturan tertulis yang menyebutkan:

"Wasit (hanya) tidak boleh mengubah keputusan karena menyadari bahwa keputusan tersebut tidak tepat atau atas saran ofisial pertandingan lainnya jika permainan telah dimulai kembali. Atau wasit telah memberi isyarat berakhirnya babak pertama atau kedua (termasuk perpanjangan waktu) dan meninggalkan lapangan permainan."

"Namun apabila pada akhir babak pertama wasit meninggalkan lapangan permainan untuk menuju ke area tinjauan wasit (RRA) atau memerintahkan pemain untuk kembali ke lapangan permainan. Hal ini tidak menghalangi terjadinya perubahan keputusan untuk suatu pertandingan. Asalkan insiden (pelanggaran) terjadi sebelum babak berakhir."

Kesimpulannya, keputusan pembatalan penalti untuk Persik memang boleh dilakukan oleh seorang wasit selama wasit belum memutuskan untuk melanjutkan permainan kembali. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalah Telak dari Persik Kediri, Bonek Kangen Uston Nawawi Latih Persebaya

Kalah Telak dari Persik Kediri, Bonek Kangen Uston Nawawi Latih Persebaya

Denpasar | Sabtu, 28 Oktober 2023 | 06:20 WIB

Macan Putih Berjaya di Derby Jawa Timur, Usai Persik Kediri Bantai Persebaya Surabaya 4-0

Macan Putih Berjaya di Derby Jawa Timur, Usai Persik Kediri Bantai Persebaya Surabaya 4-0

Denpasar | Sabtu, 28 Oktober 2023 | 06:00 WIB

Persebaya Ditekuk Persik Kediri 4-0, Bonek Desak Josep Gombau Out

Persebaya Ditekuk Persik Kediri 4-0, Bonek Desak Josep Gombau Out

Denpasar | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 19:30 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×