Elon Musk Bertemu Netanyahu, Dukung Israel Membasmi Hamas hingga Mencapai Kesepakatan Soal Layanan Starlink di Gaza

Suara Denpasar

Selasa, 28 November 2023 | 15:40 WIB
Elon Musk Bertemu Netanyahu, Dukung Israel Membasmi Hamas hingga Mencapai Kesepakatan Soal Layanan Starlink di Gaza
Elon Musk Bertemu Netanyahu, Dukung Israel Membasmi Hamas hingga Mencapai Kesepakatan Soal Layanan Starlink di Gaza

Suara Denpasar - Pada Senin (27/11/2023), Elon Musk mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu di Israel untuk dukung Israel membasmi Hamas.

Dalam pertemuan itu, keduanya mengunjungi Kibbutz Kfar Aza yang merupakan salah satu pemukiman Yahudi yang terkena serangan militan Hamas pada 7 Oktober lalu.

Usai berkeliling dan melihat kondisi dari pemukiman yang terdampak serangan, Musk diperlihatkan sebuah video yang mendokumentasikan adegan berdarah yang terjadi pada saat itu.

Musk dan Netanyahu melakukan perbincangan berdurasi 20 menit yang kemudian disiarkan di X (dulunya Twitter).

Netanyahu mengawali percakapan dengan mengatakan bahwa Hamas harus dibasmi untuk menciptakan keamanan di wilayah tersebut.

"Pertama, kita perlu menyingkirkan penyakit (antisemitisme) tersebut, seperti yang terjadi di Jerman dan Jepang pada Perang Dunia II," kata Netanyahu dikutip dari Washington Post.

Elon Musk hanya menjawab singkat pertanyaan itu yang mengisyaratkan dukungannya terhadap Israel.

“Tidak ada jalan lain,” jawab CEO Tesla tersebut.

Elon Musk Sempat Dituduh sebagai Pendukung Antisemitisme

baca juga

Pertemuan tersebut dilakukan oleh Elon Musk untuk menghadapi kritik luas atas keputusannya yang telah melonggarkan moderasi konten X (Twitter) sejak ia membelinya tahun lalu.

Akibatnya, sejak terjadinya serangan Hamas dan Israel membalas, konten bernada antisemitisme terus melonjak hingga 900% di platform media sosial tersebut.

Karena hal inilah, Elon Musk dituduh telah mendukung antisemitisme dengan melonggarkan standar konten dan memperbanyak kiasan untuk antisemitisme.

Gedung Putih juga sempat mengutuk Musk karena secara tak langsung memberikan dukungannya terhadap teori konspirasi soal antisemit di X.

Akibatnya banyak pengiklan yang menjadi sumber penghasilan bagi X memilih menghentikan kerja sama setelah tahu iklan mereka muncul bersamaan dengan konten yang mendukung antisemit.

Untuk itu, dalam pertemuannya dengan Netanyahu, ia langsung menunjukkan sikapnya yang mendukung Israel sepenuhnya. Ia juga memberi pernyataan bahwa apa yang dilakukan Hamas kejam.

“Sungguh luar biasa apa yang bisa dilakukan orang-orang ketika mereka dibebani dengan informasi yang salah,” ungkap pemilik Space X tersebut. 

“Mereka yang sudah diberi informasi yang salah sejak masa kanak-kanak akan percaya bahwa membunuh orang yang tidak bersalah adalah hal yang baik,” lanjutnya.

Elon Musk dan Netanyahu Membuat Kesepakatan

Selain memberikan dukungannya terhadap Israel, Musk juga mencapai kesepakatan penting untuk membantu Israel melawan Israel.

Kesepakatan tersebut membahas soal Starlink yang merupakan layanan internet milik Elon Musk yang sebelumnya diizinkan untuk digunakan oleh organisasi bantuan internasional di Gaza usai Israel memutus jaringan internet di sana.

Namun pihak Israel mengklaim bahwa layanan ini justru dimanfaatkan oleh Hamas, sehingga Starlink dianggap membantu mereka secara tidak langsung.

Elon Musk pun akhirnya sepakat bahwa Starlink dapat menyediakan layanan internet di wilayah Gaza, hanya setelah mendapatkan izin dari pemerintah Israel.

Gaza telah mengalami beberapa kali pemadaman komunikasi sejak perang dimulai, yang secara efektif menutup akses warga setempat untuk berkomunikasi dengan dunia luar.

Kelompok-kelompok bantuan di Jalur Gaza mengatakan warga Palestina tidak dapat menghubungi layanan darurat di tengah serangan besar-besaran Israel selama pemadaman listrik terjadi.

Masih menjadi pertanyaan bagaimana Starlink akan dioperasikan di Gaza nantinya setelah kesepakatan ini. 

Seperti yang diketahui Starlink menggunakan konstelasi sekitar 5.000 satelit yang dioperasikan oleh SpaceX untuk memancarkan sinyal internet ke stasiun-stasiun pemancar di darat.

Teknologi ini terutama digunakan di daerah pedesaan dan terpencil tanpa akses broadband ke internet dan telah terbukti berfungsi sebagai jalur komunikasi di zona bencana. (*/Rizal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tentara Zionis Israel Serang RS Al-Shifa, Penangkapan Pasien hingga Curi Jenazah Warga Palestina

Tentara Zionis Israel Serang RS Al-Shifa, Penangkapan Pasien hingga Curi Jenazah Warga Palestina

Denpasar | Minggu, 26 November 2023 | 18:30 WIB

Gaza Palestina Krisis Obat, Presiden Jokowi Lepas Bantuan Kemanusiaan 21 Ton

Gaza Palestina Krisis Obat, Presiden Jokowi Lepas Bantuan Kemanusiaan 21 Ton

Denpasar | Selasa, 21 November 2023 | 07:01 WIB

Demi Palestina, Presiden Jokowi Berani Bicara Begini di Depan Joe Biden Langsung

Demi Palestina, Presiden Jokowi Berani Bicara Begini di Depan Joe Biden Langsung

Denpasar | Selasa, 14 November 2023 | 17:00 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×