denpasar

Kronologi Satu Keluarga Meninggal di Malang, Ada Obat Nyamuk Cair di Dekat Korban

Suara Denpasar Suara.Com
Jum'at, 15 Desember 2023 | 08:51 WIB
Kronologi Satu Keluarga Meninggal di Malang, Ada Obat Nyamuk Cair di Dekat Korban
Kronologi Satu Keluarga Meninggal di Malang, Ada Obat Nyamuk Cair di Dekat Korban

Suara Denpasar- Kabar duka datang dari sebuah keluarga di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Satu keluarga yang terdiri dari seorang ibu, ayah, dan satu orang anak ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan, dan meninggalkan seorang anak lainnya sebatang kara.

Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan bunuh diri satu keluarga di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Selasa, 12 Desember 2023 lalu itu.

Meninggalnya satu keluarga yang terdiri dari, suami istri WE (44) dan S (40), serta seorang anak perempuan ARE (12) tersebut diduga kuat sebagai kasus bunuh diri.

 “Dugaan sementara mengarah bunuh diri dilakukan oleh satu keluarga,” kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat dilansir dari humas.polri.go.id pada Jumat, 15 Desember 2023.

Kasatreskrim Polres Malang pun menjelaskan kronologi kejadian yang bermula saat AKE (12), saudara kembar dari korban meninggal ARE, berteriak meminta tolong kepada tetangga korban karena keluarganya menghilang.

Sedangkan, ada salah satu kamar di rumahnya yang tidak bisa dibuka, mengetahui hal itu, Galih (38) salah satu tetangga berinisiatif memeriksa kamar belakang dan berupaya mendobrak pintu dari luar.

Usai pintu terbuka, mereka telah mendapati sang ibu dan saudara kembarnya dalam keadaan terbujur kaku terbaring di tempat tidur. Sedangkan sang ayah telentang di lantai merintih kesakitan dengan luka pendarahan di pergelangan tangan kiri.

Melihat hal itu, warga yang berdatangan kemudian membawa sang ayah ke Rumah Sakit Angkatan Udara Dr M Munir Lanud Abd Saleh untuk mendapatkan pertolongan. Namun sayang, sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Dilansir dari humas.polri.go.id, hasil olah TKP yang dilakukan aparat, diketahui korban S dan WE mengeluarkan busa dan bau menyengat, dan tak jauh dari korban terbaring ditemukan gelas dan bungkus obat nyamuk cair.

Baca Juga: Lakukan Hal Ini untuk Istri Pasca Melahirkan, Ridho DA Tuai Pujian dan Doa Warganet

Selain itu juga ditemukan sebuah pesan singkat yang ditulis menggunakan spidol di meja rias dalam kamar. Pesan tersebut berisikan kata-kata yang diduga ditulis oleh WE yang merupakan seorang guru. Pesan tersebut berbunyi, “Kakak jaga diri, papa, mama, adek pergi dulu, nurut uti, kong, tante dan om, belajar yang baik.”

Kasatreskrim AKP Gandha menyebut, petugas masih melakukan penyelidikan terkait motif dari kejadian tersebut, dengan memeriksa saksi-saksi serta tetangga dan keluarga.

Peristiwa ini tentu menjadi pukulan hebat untuk AKE, maka dari itu tim dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang serta Psikolog pendamping diturunkan untuk melakukan pendampingan psikologis terhadap AKE.(Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI