Suara Denpasar – Maarten Paes, pemain yang digadang-gadang akan menjadi kipper naturalisasi Timnas Indonesia ini mendadak jadi perbincangan warganet.
Bagaimana tidak, kepiawaiannya dalam mengawal mistar gawang mampu menarik perhatian Ketum PSSI, Erick Thohir hingga memberinya lampu hijau untuk masuk proyek naturalisasi.
Tak hanya itu, kipper FC Dallas di Major League Soccer ini pun memiliki nilai pasar yang terbilang cukup fantastis. Bahkan hanya selisi Rp5,21 Miliar dari pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Sandy Walsh.
Melansir dari laman transfermarkt, Sandy Walsh yang kini bermain di Liga Belgia Bersama dengan KV Mechelen ini berkisar pada Rp26, 07 Miliar. Sementara harga pasar Maarten Paes sebesar Rp20,86 Miliar.
Meskipun nilai pasarnya terpaut di bawah Sandy Walsh, namun pemain yang lahir di Belanda pada 14 Mei 1998 ini tercatat pernah membela Timnas Belanda di kelompok umur. Yakni Timnas Belanda U-18, U-19, U-20, dan U-21.
Namun demikian, ia belum memiliki kesempatan untuk bermain Bersama dengan Timnas Belanda senior.
Maarten Paes pun mengawali karir sepakbolanya saat membela klub kampung halamannya, NEC Nijmegen, pada periode 2016-2018.
Kabar dibidiknya Maarten Paes untuk masuk proyek naturalisasi bahkan dikonfirmasi langsung oleh Erick Thohir melalui laman instagramnya @erickthohir. Lewat unggahan sebuah video singkat, Erick Thohir mengonfirmasi bila terdapat sejumlah pemain internasional yang berminat membela Timnas Indonesia.
“Ragnar Oratmangoen nanti akan gabung, dia pemain sayap dan bisa main jadi striker. Lalu kita juga masih menunggu Thom Haye. Dia defensive mildflier juga sepertinya ingin. Sama Maarten Paes goal keeper utama di FC Dallas Amerika Major League Soccer, Kita tunggulah, kita lihat,” jelas Erick Thohir dalam video singkat tersebut.
Baca Juga: Gegara Sandy Walsh, Pekerjaan Shin Tae yong Bertambah? Nasib Asnawi Mangkualam jadi Tanda Tanya
“Saya tidak pernah menutup kesempatan apapun, jika ada pihak yang berkomitmen untuk mengibarkan bendera merah putih dan membawa Garuda mendunia,” tambah Erick Thohir. (*/Ana AP)